PANDEGLANG – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,4 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Pandeglang, Kamis (21/5/2026) pagi sekitar pukul 06.48 WIB. Getaran gempa sempat dirasakan warga di Kecamatan Labuan meski dalam intensitas lemah.
Berdasarkan data resmi BMKG, pusat gempa berada di koordinat 6,31 derajat lintang selatan dan 105,97 derajat bujur timur atau sekitar 16 kilometer timur laut Labuan, Banten, dengan kedalaman 5 kilometer.
BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 06.48 WIB dengan parameter awal magnitudo 2,4. Meski begitu, BMKG menegaskan informasi tersebut masih bersifat sementara karena mengutamakan kecepatan penyampaian data.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Hingga Kamis pagi, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Aparat penanggulangan bencana daerah juga masih melakukan pemantauan di sejumlah lokasi.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiyati, mengatakan pihaknya belum menerima laporan dampak gempa dari masyarakat.
“Untuk saat ini belum ada laporan yang merasakan gempa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut, kang,” kata Lilis dikutip 21 Mei dari http://beritasatu.com
Meski berkekuatan kecil, getaran gempa sempat dirasakan sebagian warga Labuan. Namun, kondisi di lapangan dilaporkan tetap kondusif dan tidak menimbulkan kepanikan.
Salah seorang warga Labuan, Acuy, mengaku sempat merasakan getaran singkat pada pagi hari. Meski demikian, ia menilai guncangan tersebut sangat lemah.
“Iya tadi ada, tetapi kecil getarannya. Enggak terlalu terasa gempa, soalnya kecil kayaknya itu. Warga di sini juga tidak panik,” ujarnya.
Sebagian warga memilih tetap beraktivitas seperti biasa karena gempa hanya berlangsung beberapa detik. Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan terus memantau informasi resmi dari BMKG maupun BPBD setempat.







