• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 17 Juni, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Krisis Pengangguran Meningkat, Hubungan Industrial Jadi Kunci Stabilitas Dunia Kerja

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Mei 21, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Krisis Pengangguran Meningkat, Hubungan Industrial Jadi Kunci Stabilitas Dunia Kerja
210
SHARES
2.4k
VIEWS

KRISIS pengangguran di Indonesia kembali menjadi perhatian serius akibat ketidakpastian ekonomi global, meningkatnya gelombang PHK, dan percepatan digitalisasi industri. Kondisi ini berdampak besar pada tenaga kerja usia produktif dan lulusan baru yang belum mampu terserap secara optimal oleh pasar kerja.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah pengangguran Indonesia pada Februari 2026 mencapai 7,24 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68 persen. Jumlah angkatan kerja nasional juga meningkat menjadi 154,91 juta orang. Data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan pencari kerja masih lebih cepat dibandingkan kemampuan industri dalam membuka lapangan pekerjaan baru.

Tekanan Ekonomi dan PHK

Tekanan ekonomi yang dipicu oleh melemahnya daya beli masyarakat, meningkatnya biaya produksi, dan persaingan global membuat banyak perusahaan melakukan efisiensi, termasuk restrukturisasi dan pengurangan tenaga kerja.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia mencatat belasan ribu pekerja terdampak PHK sejak Januari 2026. Bahkan, data Litbang Partai Buruh dan KSPI menyebut sekitar 100 ribu buruh mengalami PHK sepanjang Juni 2025 hingga Februari 2026.

Sementara itu, data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan angka PHK resmi Januari–April 2026 mencapai sekitar 15.425 pekerja. Namun, serikat buruh menilai masih banyak kasus PHK yang belum tercatat secara resmi.

BACA JUGA :  Kebakaran Hutan di Indonesia

Digitalisasi dan Skill Mismatch

Transformasi digital dan penggunaan teknologi otomatisasi, termasuk kecerdasan buatan (AI), mulai menggantikan sejumlah pekerjaan konvensional. Perusahaan kini lebih membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan teknologi digital, analisis data, komunikasi digital, dan kemampuan adaptasi tinggi.

Namun, banyak tenaga kerja dan lulusan belum memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Fenomena skill mismatch atau ketidaksesuaian keterampilan menjadi salah satu penyebab meningkatnya pengangguran terdidik di Indonesia.

Lulusan Baru Jadi Kelompok Rentan

Lulusan perguruan tinggi, SMK, dan SMA menjadi kelompok yang paling rentan terdampak pengangguran. Persaingan kerja yang semakin ketat membuat banyak lulusan bekerja di sektor informal atau pekerjaan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.

Kondisi ini dinilai dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia apabila tidak segera diatasi melalui kebijakan ketenagakerjaan yang tepat.

Hubungan Industrial Jadi Kunci Stabilitas

BACA JUGA :  Sistem Pengendalian Manajemen pada Toko Online

Hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah dinilai penting dalam menjaga stabilitas dunia kerja. Komunikasi yang terbuka dan dialog antara manajemen dan pekerja dianggap mampu mencegah konflik berkepanjangan, terutama di tengah tekanan ekonomi.

Sejumlah perusahaan mulai menerapkan langkah alternatif seperti pengurangan jam kerja sementara, sistem kerja bergilir, dan efisiensi operasional tanpa melakukan PHK besar-besaran. Selain itu, peran serikat pekerja juga penting sebagai jembatan komunikasi agar persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan melalui negosiasi yang sehat dan sesuai aturan hukum.

Pemerintah Didorong Perluas Lapangan Kerja

Pemerintah didorong memperluas program pelatihan kerja berbasis kompetensi agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di era digital. Pelatihan di bidang teknologi informasi, AI, pemasaran digital, kewirausahaan, dan keterampilan industri modern dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, pengembangan sektor UMKM dan peningkatan investasi nasional maupun asing diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan baru.

Dampak Sosial Pengangguran

Krisis pengangguran tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial masyarakat. Tingginya angka pengangguran berpotensi meningkatkan kemiskinan, kesenjangan sosial, hingga kriminalitas. Ketidakpastian pekerjaan juga dapat memengaruhi kondisi psikologis masyarakat, terutama generasi muda.

BACA JUGA :  Bahaya Besar Pinjaman Online dan Gagal Bayar

Karena itu, penanganan pengangguran perlu dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Harapan untuk Dunia Kerja Indonesia

Hubungan industrial yang harmonis diyakini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dunia kerja di Indonesia. Dengan dukungan kebijakan ketenagakerjaan yang tepat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kerja sama yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja, Indonesia diharapkan mampu menghadapi krisis pengangguran secara lebih efektif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Daftar Pustaka :

  • https://www.bps.go.id/assets/pressrelease/2026/05/05/2574/tingkat-pengangguran-terbuka–tpt–sebesar-4-68-persen–rata-rata-upah-buruh-sebesar-3-29-juta-rupiah-.html? https://www.liputan6.com/bisnis/read/6813580/data-kspi-ratusan-buruh-kena-phk-di-mei-2026? 
  • “100 Ribu Buruh Kena PHK Imbas Pemerintah Buka Keran Impor Besar-besaran – YouTube”
  • https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8485977/buruh-ragu-korban-phk-baru-15-ribu- https://www.reddit.com/r/indonesia/comments/1tgq2nn/mismatch_vertikal_404_pekerja_indonesia
  • https://www.bps.go.id/assets/pressrelease/2026/05/05/2574/tingkat-pengangguran-terbuka–tpt–sebesar-4-68-persen–rata-rata-upah-buruh-sebesar-3-29-juta-rupiah-.html?

Penulis kelompok 6 :

  1. Muhamad Alit 231010501199
  2. Siti Rahayu Lestari 2310500884
  3. Amelia Gista Putri 231010505239
  4. Zulfi Bagus Krisdianto 231010503910

Mata kuliah: Manajemen Kompensasi dan Hubungan Industrial

Dosen Pengampu: Fahmi Susanti, SKM., M.M

Mahasiswa Universitas Pamulang, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Tags: dunia kerjaKrisis Pengangguran Meningkat
Previous Post

Labuan Diguncang Gempa Ringan, BPBD Pastikan Situasi Aman

Next Post

GPCI dan Tim Hukum Global Kawal Relawan Indonesia yang Ditahan Israel

Related Posts

PKM Unpam: Cara Mudah Mengatur Uang Saku dan Kebiasaan Menabung Sejak Dini
DUNIA KAMPUS

PKM Unpam: Cara Mudah Mengatur Uang Saku dan Kebiasaan Menabung Sejak Dini

Juni 16, 2026
2.7k
upah minimum
DUNIA KAMPUS

Memahami Mekanisme Penawaran, Permintaan dan Strategi Upah dalam Perspektif Ekonomi Manajerial

Juni 16, 2026
2.2k
Sistem Pengendalian Manajemen pada PT HM Sampoerna Tbk
DUNIA KAMPUS

Keputusan Manajemen Risiko

Juni 16, 2026
2.4k
realitas utang
DUNIA KAMPUS

Menakar Keberanian Berutang: Solusi Finansial atau Ilusi Gaya Hidup?

Juni 16, 2026
2.8k
Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pemuda Karang Taruna melalui Pelatihan Kewirausahaan
DUNIA KAMPUS

Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pemuda Karang Taruna melalui Pelatihan Kewirausahaan

Juni 16, 2026
2.5k
Sekolah Pasar Modal (SPM): Membangun Kecerdasan Finansial Melalui Pasar Modal
DUNIA KAMPUS

Analisis Keputusan Investasi Berdasarkan Literasi Keuangan, Financial Behavior dan Risk Tolerance

Juni 16, 2026
2.3k
Next Post
GPCI dan Tim Hukum Global Kawal Relawan Indonesia yang Ditahan Israel

GPCI dan Tim Hukum Global Kawal Relawan Indonesia yang Ditahan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com