TANGERANG SELATAN– Fakta baru terungkap dalam kasus pria yang membongkar makam ibu kandungnya sendiri di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Sengkol, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (9/5/2026) malam.
Pria bernama Agus (25) itu diketahui nekat menggali makam ibunya setelah tersulut emosi akibat ucapan pamannya saat terjadi pertengkaran keluarga di rumah.
Peristiwa bermula ketika istri paman Agus menegur soal kebersihan kamar tidurnya. Teguran tersebut membuat Agus tersinggung hingga memarahi istri pamannya. Situasi kemudian memicu emosi sang paman.
Dalam kondisi marah, pamannya melontarkan ucapan bernada sindiran kepada Agus.
“Pergi saja dari rumah, sekalian bawa makam orang tuamu,” ujar sang paman saat pertengkaran berlangsung.
Ucapan tersebut rupanya membuat Agus terpancing emosi hingga mendatangi makam ibunya di TPU Sengkol dan melakukan penggalian makam.
Sekretaris Kelurahan Muncul, Muhammad Ali membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, masalah itu dipicu konflik internal keluarga yang berujung saling tersinggung.
“Masalah itu diawali dari internal keluarga. Mereka berdebat, saling tersinggung, sampai akhirnya keluar kata-kata yang kurang pantas dari pamannya,” ujar Ali, Senin (11/5/2026) sore seperti dikutip dari Beritasatu.com.
Ali menjelaskan, ucapan sang paman sebenarnya hanya berupa sindiran. Sebab, Agus selama ini dirawat oleh pamannya sejak berusia empat tahun setelah menjadi yatim piatu.
Namun, karena emosi yang sudah memuncak, Agus menanggapi ucapan tersebut secara serius dan langsung menuju makam ibunya.
Warga bersama aparat lingkungan sempat berupaya menghentikan aksi penggalian makam tersebut. Ketua RT, RW, tokoh masyarakat, hingga pengurus makam turun tangan membujuk Agus agar menghentikan tindakannya.
Bahkan, aliran listrik di area makam sempat diputus untuk menghambat aksi Agus. Namun, pria tersebut tetap melanjutkan penggalian makam.
“Kami sempat sepakat meninggalkan dia agar lebih tenang. Namun, ketika kami kembali setengah jam kemudian, Agus sudah tidak ada di lokasi, dan makam ibunya sudah digali sedalam sekitar 60 sentimeter,” ungkap Ali.







