JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi tipis pada perdagangan Jumat, 8 Mei setelah sebelumnya mencatat penguatan dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam turun Rp1.000 per gram menjadi Rp2,839 juta per gram.
Penurunan ini terjadi setelah sehari sebelumnya, Kamis, 7 Mei harga emas Antam sempat melonjak Rp17.000 per gram. Koreksi tipis tersebut juga diikuti oleh harga buyback atau pembelian kembali emas Antam yang turun Rp1.000 menjadi Rp2,644 juta per gram.
Harga buyback sendiri merupakan patokan nilai yang diterima pemilik emas saat menjual kembali logam mulia ke Antam. Pergerakan harga jual dan buyback ini biasanya mengikuti dinamika pasar global, termasuk perubahan harga emas dunia dan sentimen investor terhadap aset safe haven.
Meski terkoreksi, harga emas Antam saat ini masih berada di level tinggi. Sebelumnya, logam mulia Antam sempat mencatatkan rekor tertinggi pada 29 Januari 2026 dengan harga mencapai Rp3,168 juta per gram.
Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga emas Antam hari ini dipatok Rp1.469.500. Sementara untuk pecahan 1 gram dijual Rp2.839.000, dan ukuran 2 gram dibanderol Rp5.618.000.
Adapun pecahan 5 gram dijual seharga Rp13.970.000, sementara ukuran 10 gram berada di level Rp27.885.000. Untuk ukuran yang lebih besar, emas Antam 25 gram dipasarkan Rp69.587.000 dan pecahan 50 gram mencapai Rp139.095.000.
Sementara itu, untuk pecahan 100 gram, harga emas Antam hari ini berada di angka Rp278.112.000. Sedangkan ukuran 250 gram dijual Rp695.015.000, 500 gram dibanderol Rp1.389.820.000, dan pecahan terbesar 1.000 gram dipatok Rp2.779.600.000.
Koreksi harga emas ini menjadi perhatian para investor, terutama bagi mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Fluktuasi harga emas masih diperkirakan akan terus terjadi seiring perkembangan pasar internasional dan kebijakan ekonomi dunia.







