PENDIDIKAN tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang yang lebih luas dalam dunia kerja. Namun, masih banyak anak-anak dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kurangnya informasi, motivasi, serta keterbatasan akses seringkali menjadi hambatan utama.
Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera Kedaung merupakan salah satu lembaga sosial yang berfokus pada pembinaan dan pemberdayaan anak-anak. Sebagian besar anak yang berada di bawah binaan yayasan ini memiliki potensi, namun belum sepenuhnya mendapatkan informasi yang jelas mengenai pendidikan tinggi, termasuk prosedur pendaftaran, biaya, serta prospek karier.
Salah satu perguruan tinggi yang dapat menjadi pilihan adalah Universitas Pamulang, yang dikenal memiliki biaya pendidikan terjangkau dan program studi yang beragam. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi mengenai pendidikan tinggi, khususnya mengenai Universitas Pamulang, menjadi penting untuk dilakukan guna meningkatkan minat dan kesiapan anak-anak dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Metode Pelaksanaan
Kegiatan sosialisasi ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, yang melibatkan anak-anak secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Metode pelaksanaan terdiri dari beberapa tahap, yaitu:
Persiapan Tahap ini meliputi koordinasi dengan pihak yayasan, penyusunan materi sosialisasi, serta penentuan waktu dan tempat pelaksanaan. Materi yang disiapkan mencakup pengenalan pendidikan tinggi, informasi mengenai Universitas Pamulang, serta motivasi belajar.
Pelaksanaan Sosialisasi
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan interaktif. Metode yang digunakan meliputi:
-Ceramah untuk memberikan pemUniversitahaman dasar tentang pentingnya pendidikan tinggi.
-Diskusi interaktif untuk menggali minat dan pertanyaan peserta.
-Sharing pengalaman untuk memberikan gambaran nyata tentang kehidupan perkuliahan.
Pendampingan dan Evaluasi
Setelah sosialisasi, dilakukan sesi tanya jawab dan evaluasi sederhana untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Pendampingan juga dilakukan untuk membantu peserta yang ingin mengetahui langkah-langkah lebih lanjut.
Hasil dan Pembahasan
Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan minat anak-anak terhadap pendidikan tinggi. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta belum mengetahui secara jelas mengenai jalur masuk perguruan tinggi, biaya kuliah, serta pilihan program studi. Setelah kegiatan berlangsung, peserta mulai memahami bahwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bukanlah hal yang mustahil.
Dalam sesi diskusi, banyak peserta yang menunjukkan ketertarikan terhadap Universitas Pamulang karena biaya yang relatif terjangkau dan fleksibilitas waktu kuliah. Selain itu, adanya informasi mengenai beasiswa dan sistem pembayaran yang dapat diangsur menjadi faktor yang meningkatkan motivasi mereka.
Dari segi partisipasi, peserta terlihat aktif dalam mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan mengenai masa depan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa metode interaktif yang digunakan cukup efektif dalam menarik perhatian dan meningkatkan keterlibatan peserta.
Namun, terdapat beberapa kendala yang ditemukan, seperti masih adanya rasa kurang percaya diri dari peserta serta kekhawatiran terkait biaya pendidikan dan kemampuan akademik. Hal ini menunjukkan bahwa selain sosialisasi, diperlukan juga pendampingan berkelanjutan untuk memastikan peserta benar-benar siap melanjutkan pendidikan.
Kesimpulan dan Saran
Kegiatan sosialisasi pendidikan tinggi di Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera Kedaung menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan pemahaman serta minat anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya ke Universitas Pamulang. Metode penyampaian yang interaktif mampu mendorong partisipasi aktif peserta dan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pentingnya pendidikan tinggi, peluang yang tersedia, serta langkah-langkah yang harus ditempuh.
Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya rasa percaya diri peserta dan kekhawatiran terkait biaya pendidikan. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara berkelanjutan dan dilengkapi dengan program pendampingan yang lebih intensif. Selain itu, perlu adanya kerja sama yang lebih erat antara pihak yayasan dan perguruan tinggi dalam memberikan akses informasi, terutama terkait beasiswa dan kemudahan pembiayaan. Keterlibatan orang tua atau wali juga menjadi hal penting untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak ke jenjang yang lebih tinggi.
Penulis:
Muhammad Yuliansyah Putera
Ade Suryadi
Dosen pembimbing: Muhammad Gandum, S.E.,M.M
Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang







