JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menitipkan pesan kepada calon Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang baru agar mampu membawa pencak silat tampil di ajang Olimpiade.
Dalam pernyataannya pada Sabtu (11/4/2026), Prabowo mengakui bahwa selama masa kepemimpinannya, pencak silat belum berhasil dipertandingkan di Olimpiade. Meski demikian, ia optimistis kepemimpinan selanjutnya dapat mewujudkan target tersebut.
“Saya minta maaf belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha dan saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil,” ujarnya.
Prabowo juga menegaskan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum IPSI. Keputusan itu diambil agar dirinya dapat fokus menjalankan tugas sebagai Presiden Republik Indonesia.
Kendati tidak lagi menjabat secara struktural, Prabowo memastikan tetap akan mendukung perkembangan pencak silat di Tanah Air. Ia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi, baik dengan jabatan maupun tanpa jabatan.
“Saya sudah 34 tahun berkecimpung di IPSI dan siap untuk terus mendukung. Dengan jabatan ataupun tidak, seorang pendekar tetap menjadi sampai napas terakhir,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukungnya selama memimpin IPSI. Ia menyebut organisasi tersebut telah mencatat berbagai capaian penting di tingkat internasional.
Menurutnya, meski belum masuk Olimpiade, prestasi atlet pencak silat Indonesia cukup membanggakan dengan raihan medali emas, perak, dan perunggu di berbagai ajang dunia.
“Perjalanan masih jauh, kita berharap pencak silat akan masuk Olimpiade,” ucapnya.
Prabowo juga mengingatkan agar upaya menuju Olimpiade tetap menjaga nilai dan kemurnian pencak silat. Ia menegaskan, kekuatan utama olahraga ini terletak pada nilai dan filosofi yang diwariskan dari generasi ke generasi.







