JAKARTA – Pelaksanaan ibadah haji 2026 semakin dekat dengan berbagai tahapan yang mulai berjalan bagi jemaah Indonesia. Sebagai rukun Islam kelima, ibadah ini bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan persiapan matang dan jadwal yang terstruktur dari awal hingga akhir.
Pemerintah memastikan seluruh persiapan telah rampung dan siap dijalankan. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pelaksanaan haji tahun ini tinggal menunggu waktu keberangkatan.
“Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan jemaah calon haji,” ujarnya, dikutip Selasa, 7 April.
Ia juga memastikan tidak ada perubahan dalam jadwal yang telah ditetapkan. Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
“Pemberangkatan masih tetap sesuai rencana,” tegasnya.
Menurutnya, kesiapan yang telah dilakukan pemerintah saat ini sudah sangat matang, bahkan diibaratkan seperti sebuah acara besar yang seluruh kebutuhannya telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya.
Di sisi lain, pemerintah terus memantau kondisi di kawasan Timur Tengah dan melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah.
Untuk menjaga transparansi, pengelolaan haji juga diawasi oleh sejumlah lembaga, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Kepolisian.
Rangkaian ibadah haji tahun ini diperkirakan berlangsung selama sekitar 30 hari operasional, dengan total masa tinggal jemaah di Arab Saudi mencapai 38 hingga 40 hari. Seluruh proses mencakup kedatangan di Madinah atau Jeddah, pelaksanaan puncak ibadah, hingga kepulangan ke Indonesia.
Gelombang pertama keberangkatan dijadwalkan pada 22 April 2026, disusul gelombang kedua pada 7 Mei 2026. Puncak ibadah haji akan berlangsung pada akhir Mei, dimulai dengan wukuf di Arafah pada 26 Mei, Iduladha pada 27 Mei, serta Hari Tasyrik hingga 30 Mei 2026.
Setelah itu, pemulangan jemaah dimulai pada 1 Juni untuk gelombang pertama dan 15 Juni untuk gelombang kedua. Seluruh rangkaian haji dijadwalkan selesai pada 1 Juli 2026.
Untuk memudahkan jemaah, pemerintah juga menyediakan layanan pengecekan estimasi keberangkatan secara mandiri melalui laman resmi, sehingga setiap calon jemaah dapat memantau jadwalnya dengan lebih pasti.







