JAKARTA – Rekayasa lalu lintas sistem one way menuju Jakarta resmi diterapkan di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) pada Senin mulai pukul 17.08 WIB. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran yang terus meningkat.
Head Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan bahwa penerapan one way merupakan bagian dari skema rekayasa lalu lintas lokal yang diberlakukan dari KM 263 ruas Pejagan–Pemalang hingga KM 70 ruas Jakarta–Cikampek.
Sebelum diberlakukan, pihak pengelola telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk sterilisasi jalur arah Jakarta dan area istirahat sejak pukul 14.00 WIB. Meski demikian, pelaksanaan rekayasa ini tetap bersifat dinamis dan mengikuti keputusan pihak Korlantas Polri.
Berdasarkan data pada H+1 Lebaran dari pukul 00.00 hingga 17.00 WIB, volume kendaraan yang menuju Jakarta melalui Tol Cipali mengalami lonjakan signifikan, meskipun kondisi lalu lintas masih terpantau ramai lancar. Sekitar 38 ribu kendaraan tercatat melintas dari arah Cikopo menuju Jakarta, meningkat hingga 101 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
Sementara itu, secara keseluruhan di kedua arah, volume kendaraan di Tol Cipali pada sore hari ini relatif stabil dibandingkan kemarin, dengan angka sedikit lebih rendah sekitar 2 persen.
Pihak Astra Tol Cipali mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, menjaga jarak antar kendaraan, serta mematuhi instruksi petugas di lapangan selama rekayasa lalu lintas berlangsung.
Pengendara juga diimbau untuk tidak berpindah jalur maupun melakukan putar balik (u-turn) saat sistem one way diterapkan. Selain itu, berhenti di bahu jalan hanya diperbolehkan dalam kondisi darurat.
Untuk beristirahat, pengguna jalan disarankan memanfaatkan rest area terdekat atau keluar tol menuju tempat istirahat di sekitar gerbang jika kapasitas parkir penuh. Tarif tol tetap dihitung normal berdasarkan jarak tempuh.







