JAKARTA – Pengelola Terminal Kampung Rambutan menyiapkan sejumlah posko layanan guna memastikan kelancaran arus mudik **Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnaen, mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa posko, mulai dari posko pelayanan, posko kesehatan, hingga posko pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check.
“Untuk mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, kami menyiapkan posko-posko seperti posko pelayanan, posko ramp check, dan posko kesehatan. Berbagai instansi kami libatkan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik,” ujar Revi saat diwawancarai Radio Republik Indonesia di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, posko pelayanan melibatkan berbagai unsur pengamanan, mulai dari kepolisian, TNI, hingga pemerintah daerah. Petugas dari berbagai instansi tersebut juga didukung oleh Satpol PP, pemadam kebakaran, serta petugas terminal untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik.
Sementara itu, posko kesehatan disiapkan untuk memastikan kondisi para pengemudi bus tetap prima selama periode mudik. Petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus tes urin guna memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, Revi menyampaikan para petugas juga melakukan ramp check terhadap sejumlah armada bus di terminal tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan yang berangkat memenuhi standar keselamatan bagi penumpang.
“Posko ramp check bertugas memeriksa kelayakan jalan bus yang akan diberangkatkan. Ramp check ini bekerja sama dengan pengujian kendaraan bermotor dan Sudin Perhubungan Jakarta Timur,” ujar Revi.
Di sisi lain, unsur relawan juga turut dilibatkan dalam pelayanan arus mudik di terminal tersebut. Koordinator Kwartir Pramuka Cabang Jakarta Timur, Ahmad Sabirin, mengatakan setiap hari sedikitnya 10 anggota Pramuka ditugaskan membantu pelayanan di terminal.
“Setiap ranting mengirimkan dua orang. Sehingga setiap hari ada 10 anggota yang bertugas dan didampingi enam orang dewasa,” ujar Ahmad.
Ia menjelaskan para relawan Pramuka membantu pemudik yang membutuhkan informasi seputar keberangkatan, lokasi layanan, serta fasilitas yang tersedia di terminal. Selain itu, mereka juga secara sukarela membantu pemudik membawa barang bawaan agar perjalanan menuju bus keberangkatan menjadi lebih mudah.
“Kami membantu pengawasan sekaligus menjadi pusat informasi. Jika ada pemudik yang bertanya atau membawa barang banyak, kami secara sukarela membantu,” katanya.







