JAKARTA – Kepadatan kendaraan mulai terlihat di ruas Jakarta–Cikampek Toll Road pada Sabtu (14/3/2026). Arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cikampek dilaporkan terus meningkat seiring mulai bergeraknya para pemudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Berdasarkan pantauan Radio Republik Indonesia, Korps Lalu Lintas Polri bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk mulai menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa sistem lawan arus atau contraflow satu lajur menuju arah Cikampek.
Ribuan kendaraan yang didominasi mobil pribadi terlihat memadati jalur tol dari arah Jakarta menuju Cikampek. Kepadatan tersebut membuat empat lajur jalan tol hingga bahu jalan dipenuhi kendaraan pemudik.
Kondisi lalu lintas padat ini terpantau di sekitar kilometer 55 wilayah Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Akibat tingginya volume kendaraan, antrean kendaraan sempat mengular panjang.
Kepadatan juga terjadi menjelang rest area kilometer 57, di mana banyak kendaraan yang hendak memasuki area istirahat sehingga memperlambat laju kendaraan di jalur utama.
Untuk mengurai kepadatan tersebut, Korlantas Polri bersama Jasa Marga menyiapkan pemberlakuan sistem contraflow satu lajur. Rekayasa lalu lintas ini direncanakan berlaku mulai kilometer 55 hingga kilometer 65 pada jalur menuju Cikampek.
Pihak kepolisian memprediksi volume kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Oleh karena itu, pengendara diimbau tetap mematuhi arahan petugas serta menjaga jarak aman selama berkendara.







