YOGYAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan menuju wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, sekitar 8,2 juta orang diprediksi akan masuk ke DIY selama periode mudik dan libur Idulfitri tahun ini.
Kapolda DIY Brigjen Pol Anggoro Sukartono mengatakan bahwa tingginya pergerakan masyarakat tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah kerawanan. Selain kepadatan lalu lintas, meningkatnya aktivitas warga juga dapat memicu gangguan keamanan hingga potensi bencana yang dipengaruhi kondisi cuaca.
“Mobilitas masyarakat yang sangat tinggi tentu berpotensi menimbulkan sejumlah titik kerawanan. Oleh karena itu, rapat koordinasi ini dilakukan agar seluruh pemangku kepentingan siap menghadapi situasi tersebut,” ujar Anggoro dikutip Rabu, 11 Maret.
Beberapa simpul transportasi di Yogyakarta diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang selama musim mudik. Dua stasiun utama, yakni Stasiun Yogyakarta atau Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan, diprediksi menjadi pintu masuk utama bagi pemudik yang menggunakan kereta api.
Selain jalur kereta, peningkatan jumlah penumpang juga diperkirakan terjadi di sektor transportasi udara. Bandara Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA) diproyeksikan mengalami lonjakan kedatangan wisatawan maupun pemudik.
Tak hanya itu, berbagai destinasi wisata di wilayah DIY juga diperkirakan akan dipadati pengunjung selama masa libur Lebaran. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan menuju kawasan wisata maupun pusat keramaian di kota.
Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan tersebut, kepolisian bersama instansi terkait akan menggelar Operasi Ketupat Progo 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Dalam operasi tersebut, Polri akan mendirikan 25 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah DIY, baik di tingkat kota maupun kabupaten. Pada titik-titik tertentu yang dianggap rawan, jumlah personel pengamanan juga akan ditambah.
“Akan ada 25 pos pengamanan Polri yang tersebar di seluruh wilayah DIY, dan pada beberapa lokasi jumlah personel akan diperkuat,” jelasnya.
Selain pengamanan lalu lintas dan keamanan wilayah, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi para pemudik. Sejumlah tempat ibadah akan dimanfaatkan sebagai rest area yang dikelola bersama oleh instansi terkait.
Sementara itu, Dinas Kesehatan DIY juga menyiapkan posko layanan kesehatan yang beroperasi selama 24 jam guna memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode libur Lebaran.







