JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berhasil mengevakuasi puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Sebanyak 22 WNI telah tiba dengan selamat di Indonesia sebagai bagian dari proses evakuasi gelombang pertama.
Evakuasi tersebut dilakukan melalui Kota Baku, Azerbaijan, sebelum para WNI diterbangkan kembali ke Tanah Air. Pemerintah merencanakan proses pemulangan dalam dua tahap.
Pada gelombang pertama, sebanyak 22 WNI telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa, 10 Maret. Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan membawa pulang 10 WNI lainnya yang diperkirakan tiba di bandara yang sama pada Rabu, 11 Maret.
Para WNI yang ikut dalam evakuasi tahap pertama berasal dari berbagai latar belakang. Mereka terdiri dari pekerja, pelajar atau mahasiswa, pengajar, pekerja migran Indonesia (PMI), hingga wisatawan.
Setelah tiba di Indonesia, para WNI tersebut akan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah untuk melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing.
Berdasarkan data dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran, tercatat ada sekitar 329 WNI yang saat ini berada di Iran. Sebagian besar dari mereka merupakan pelajar atau mahasiswa yang banyak menetap di Kota Qom. Selain itu, terdapat pula sejumlah PMI dan warga Indonesia yang bekerja sebagai ekspatriat di negara tersebut.







