TANGERANG SELATAN – Apakah Anda terbiasa mandi setelah makan? Jika iya, kebiasaan ini sebaiknya mulai dipertimbangkan kembali. Pasalnya, mandi setelah makan ternyata tidak dianjurkan karena dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan, khususnya sistem pencernaan.
Dikutip dari Vogue, ahli gizi Rohini Patil menjelaskan bahwa pencernaan merupakan proses kompleks yang melibatkan pemecahan makanan menjadi nutrisi agar dapat diserap tubuh secara optimal.
Setelah makan, tubuh secara alami meningkatkan suhu dan mengalirkan lebih banyak darah ke organ pencernaan, seperti lambung dan usus, untuk membantu proses pencernaan berjalan lancar.
“Pencernaan adalah proses kompleks yang melibatkan pemecahan makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap oleh tubuh,” ujar Patil.
“Saat makanan bergerak melalui sistem pencernaan, ia bertemu dengan berbagai enzim dan asam yang membantu proses pencernaan serta penyerapan nutrisi,” lanjutnya.
Namun, jika seseorang langsung mandi setelah makan, proses tersebut dapat terganggu. Hal ini disebabkan aliran darah yang seharusnya fokus ke sistem pencernaan justru beralih ke permukaan kulit untuk menyesuaikan suhu tubuh.
Ahli gizi sekaligus pelatih kesehatan holistik, Eshanka Wahi, menyebut pengalihan aliran darah tersebut berpotensi memicu gangguan pencernaan.
“Aliran darah dialihkan dari perut dan usus ke kulit, yang dapat menyebabkan pencernaan tidak berjalan optimal,” jelasnya.
Akibatnya, seseorang bisa mengalami keluhan seperti kram perut, perut kembung, hingga rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan.
Oleh karena itu, mandi setelah makan sebaiknya ditunda. Para ahli menyarankan untuk memberi jeda sekitar 30 hingga 60 menit sebelum mandi agar proses pencernaan dapat berlangsung dengan baik.
Sebagai alternatif, aktivitas ringan seperti berjalan kaki justru dianjurkan setelah makan. Berjalan kaki dapat membantu melancarkan pencernaan, mengurangi kembung, serta mencegah sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.







