• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Sabtu, 17 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Bukan Sekadar Hiburan, Nyanyi Bersama Picu Hormon Bahagia dan Bantu Jaga Kesehatan Mental

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Januari 14, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Bukan Sekadar Hiburan, Nyanyi Bersama Picu Hormon Bahagia dan Bantu Jaga Kesehatan Mental
65
SHARES
145
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Pernahkah Anda merasa suasana hati mendadak membaik setelah bernyanyi bersama? Baik saat karaoke, acara keluarga, ibadah, maupun sekadar bersenandung dengan teman, kegiatan sederhana ini ternyata memberi dampak besar bagi kesehatan mental dan emosional.

Bernyanyi bersama bukan hanya soal hiburan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ini mampu menghadirkan rasa lega, meningkatkan kebahagiaan, serta memperkuat rasa keterhubungan dengan orang lain.

Peneliti dari Cambridge Institute for Music Therapy Research, Alex Street, menjelaskan bahwa bernyanyi merupakan aktivitas yang sangat kompleks.

“Bernyanyi melibatkan proses kognitif, fisik, emosional, dan sosial secara bersamaan,” ujarnya, dikutip dari BBC.

Saat bernyanyi, otak bekerja mengingat lirik dan melodi, tubuh mengatur napas, emosi ikut tersalurkan, dan secara sosial kita terhubung dengan orang lain. Perpaduan inilah yang membuat efek bernyanyi terasa begitu kuat dan menyeluruh.

BACA JUGA :  FIFGROUP Resmikan Pemasangan Solar Panel ke-3 di 2024, Misi Keberlanjutan Perusahaan

Bernyanyi secara berkelompok juga memicu pelepasan hormon endorfin yang menimbulkan rasa senang, serta meningkatkan oksitosin yang dikenal sebagai hormon kedekatan. Tak heran, setelah bernyanyi bersama, seseorang kerap merasa lebih tenang dan lebih akrab dengan orang-orang di sekitarnya, bahkan dengan mereka yang sebelumnya asing.

Sejumlah riset bahkan menunjukkan bahwa orang yang tidak saling mengenal dapat membangun ikatan emosional hanya dalam waktu satu jam bernyanyi bersama. Selain itu, bernyanyi membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol. Pola napas panjang dan terkontrol saat bernyanyi membuat tubuh lebih rileks, mirip dengan efek meditasi atau latihan pernapasan.

“Respons ‘feel good’ bisa terlihat dari suara yang lebih cerah, ekspresi wajah yang lebih santai, dan postur tubuh yang lebih terbuka,” jelas Street. Tak mengherankan jika banyak orang merasa beban pikiran seolah ikut terlepas bersama alunan nada.

BACA JUGA :  Kesehatan Jiwa: Masalah yang Sering Disepelekan dan Dianggap Tidak Penting

Manfaat emosional ini terbukti lebih kuat saat bernyanyi dilakukan secara bersama-sama dibandingkan sendiri. Aktivitas kolektif tersebut menciptakan rasa kebersamaan dan kesetaraan—tak ada yang lebih unggul, semua menyatu dalam satu lagu.

Pendekatan ini pun dimanfaatkan di dunia pendidikan dan kesehatan. Bernyanyi kelompok digunakan untuk membantu anak-anak belajar bekerja sama dan mengelola emosi, serta mendukung pasien penyakit kronis agar tetap merasa berdaya.
“Bernyanyi membuat orang fokus pada kemampuan yang masih mereka miliki, bukan pada keterbatasan,” kata Street.

Sejak dahulu, manusia bernyanyi di berbagai fase kehidupan: dari lagu pengantar tidur, nyanyian ibadah, lagu perjuangan, hingga lagu perpisahan. Tanpa disadari, bernyanyi menjadi cara alami manusia menyalurkan emosi.

BACA JUGA :  Gerimis Atau Hujan, Mana yang Lebih Bikin Sakit?

“Bukan kebetulan jika bernyanyi hadir di setiap tahap kehidupan. Tubuh dan otak kita memang sejak lahir merespons musik secara positif,” tambahnya.

Di tengah ritme hidup yang kian cepat, bernyanyi bersama bisa menjadi cara sederhana untuk kembali terhubung—baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. Tak perlu suara merdu atau teknik sempurna.

Cukup ikut bernyanyi dan biarkan musik bekerja. Ternyata, menyanyi bersama terbukti bisa membuat hati lebih lega dan bahagia.

Tags: Kesehatan MentalMental HealthMusik dan Kesehatan Mental
Previous Post

Profil Heri Hermansyah, Rektor UI yang Sukses Menembus Peringkat 200 Dunia

Next Post

Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Related Posts

Pesawat ATR 42 Indonesia Air Transport Hilang Kontak,11 Orang di Dalam, Pencarian Fokus di Maros
DAERAH

Pesawat ATR 42 Indonesia Air Transport Hilang Kontak,11 Orang di Dalam, Pencarian Fokus di Maros

Januari 17, 2026
3.3k
Heboh di TransJakarta! Dua Pria Pelaku Masturbasi Resmi Jadi Tersangka
MEGAPOLITAN

Heboh di TransJakarta! Dua Pria Pelaku Masturbasi Resmi Jadi Tersangka

Januari 17, 2026
135
Tak Semudah Itu Dimaafkan! Mawa Beberkan Dua Syarat untuk Insanul Fahmi
SELEBRITI

Tak Semudah Itu Dimaafkan! Mawa Beberkan Dua Syarat untuk Insanul Fahmi

Januari 17, 2026
137
Pilar Saga Panggil Camat dan Lurah Pondok Aren Bahas Penanganan Sampah
TANGERANG SELATAN

Pilar Saga Panggil Camat dan Lurah Pondok Aren Bahas Penanganan Sampah

Januari 17, 2026
141
Bikin Merinding! Helikopter Raffi Ahmad Oleng dan Hampir Jatuh di Bali
SELEBRITI

Bikin Merinding! Helikopter Raffi Ahmad Oleng dan Hampir Jatuh di Bali

Januari 17, 2026
147
Berburu Durian Black Thorn Lereng Muria Pati, Legitnya Kelas Dunia
DAERAH

Berburu Durian Black Thorn Lereng Muria Pati, Legitnya Kelas Dunia

Januari 17, 2026
3k
Next Post
Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com