• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA

Banjir Meluas di Kabupaten Tangerang, 108 Hektare Sawah Terendam

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Januari 14, 2026
in NEWS, TANGERANG RAYA
Reading Time: 2min read
Banjir Meluas di Kabupaten Tangerang, 108 Hektare Sawah Terendam

Warga Kabupaten Tangerang dilanda banjir akibat hujan intensitas tinggi dan luapan air Sungai, Rabu (14/1/2026). (Foto:RRI).

225
SHARES
2.9k
VIEWS

TANGERANG– Bencana banjir yang melanda Kabupaten Tangerang terus meluas akibat meluapnya sejumlah aliran sungai. Tidak hanya merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi sedikitnya 108 hektare area persawahan.

Seorang warga Desa Cikande, Kabupaten Tangerang, Radiani, mengatakan ratusan rumah di Perumahan Taman Cikande terendam banjir dengan ketinggian air mencapai dua meter. Banjir terjadi setelah Sungai Cidurian meluap pada Selasa (13/1/2026) malam.

“Tingginya debit air Sungai Cidurian membuat tanggul setinggi sekitar satu meter tidak mampu membendung derasnya limpasan air. Akibatnya, banyak warga terpaksa mengungsi, termasuk saya,” ujar Radiani kepada wartawan di Tangerang, Rabu (14/1/2026).

Radiani menyebut, sejumlah warga bahkan terpaksa membuat perahu darurat dari bambu dan galon untuk memudahkan mobilitas serta proses evakuasi warga terdampak banjir.

BACA JUGA :  Banjir di Pasar Kemis, 871 Keluarga Terdampak

“Banjir merendam lima RT dan dua RW di perumahan ini. Dalam dua minggu terakhir, sudah tiga kali terjadi banjir. Di bagian belakang perumahan, ketinggian air hampir dua meter,” katanya.

Ia menambahkan, Perumahan Taman Cikande merupakan wilayah langganan banjir akibat luapan Sungai Cidurian. Kondisi tersebut, menurutnya, telah terjadi selama puluhan tahun.

“Banjir di sini merupakan banjir kiriman. Meski tidak hujan, tetap terjadi banjir jika sungai meluap,” ucap Radiani.

Hingga kini, Radiani mengaku belum ada bantuan dari pemerintah, baik berupa logistik maupun peralatan evakuasi. “Yang paling dibutuhkan saat ini adalah perahu, makanan, dan obat-obatan. Sampai sekarang belum ada bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tigaraksa, Cucu Abdul Rosid, mengungkapkan sedikitnya 108 hektare lahan persawahan di wilayahnya terendam banjir. Area tersebut berada di Kadu Agung, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA :  Kecelakaan Maut di Cilangkap: Pengendara Motor Tewas Terlindas Angkot Jaklingko

“Total lahan sawah yang terdampak mencapai 108 hektare, terdiri dari 62 hektare di blok dua dan 46 hektare di blok tiga. Seluruhnya terancam gagal panen atau puso akibat banjir,” kata Cucu.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan petani karena berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi. Selain merendam lahan pertanian, banjir juga menggenangi 30 rumah warga akibat luapan Sungai Cimanceuri.

Akibat luapan tersebut, sejumlah kepala keluarga bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya debit air yang masuk ke permukiman. Ketinggian air di kawasan permukiman tercatat mencapai 20 hingga 40 sentimeter.

“Namun di area pertanian, ketinggian air bisa mencapai lebih dari satu meter. Fenomena ini bukan hanya dipicu hujan lokal, tetapi juga hujan deras di wilayah hulu seperti Bogor,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kemarau Panjang Ancam Banten, 854 KK Terdampak Kekeringan Terima Bantuan Air Bersih

Sebelumnya, sekitar 50 ribu warga Kabupaten Tangerang dilaporkan terdampak banjir akibat cuaca ekstrem dan tingginya intensitas hujan. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 jiwa dievakuasi dan 1.000 lainnya terpaksa mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menyebutkan banjir berdampak pada enam kecamatan, dengan kondisi terparah terjadi di Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk, dan Sepatan.

“Update terakhir, sekitar 10 ribu kepala keluarga terdampak, atau setara dengan 45 hingga 50 ribu jiwa,” ujar Taufik, Selasa (13/1/2026).

Tags: banjirKabupaten Tangerang
Previous Post

Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Next Post

Strategi Penguatan Peran Pemuda dalam Transformasi Digital

Related Posts

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Strategi Penguatan Peran Pemuda dalam Transformasi Digital

Strategi Penguatan Peran Pemuda dalam Transformasi Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com