KEGIATAN ini bertujuan untuk mengembangkan soft skill leadership dan kerja sama tim pada anak-anak Panti Asuhan Al-Mubarokah. Melalui pelatihan interaktif, permainan edukatif, dan diskusi kelompok, peserta diajak memahami dasar-dasar kepemimpinan, komunikasi efektif, dan pentingnya kolaborasi dalam sebuah tim.
Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan memimpin kelompok kecil, serta kemampuan bekerja sama antar peserta. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi anak-anak panti dalam mengembangkan potensi diri dan menghadapi tantangan di masa depan.
Soft skill seperti leadership dan kerja sama tim merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh setiap individu, termasuk anak-anak di panti asuhan. Lingkungan panti yang penuh keberagaman membuat kebutuhan akan kemampuan berkomunikasi, mengkoordinasi, dan bekerja sama menjadi semakin penting.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan pelatihan dasar yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kegiatan yang berlangsung pada 09 November 2025 di Panti Asuhan Al-Mubarokah ini dirancang untuk membangun sikap percaya diri, rasa tanggung jawab, serta kemampuan anak-anak dalam menyelesaikan tugas secara kelompok.
Hasil observasi awal menunjukkan bahwa:
- Anak-anak memiliki antusiasme tinggi untuk mengikuti kegiatan kelompok.
- Sebagian anak masih kurang percaya diri saat memimpin atau berbicara di depan teman.
- Kemampuan kerja sama tim cukup bervariasi, ada yang aktif namun ada yang pasif.
- Fasilitas kegiatan cukup memadai, meski beberapa perlengkapan permainan masih terbatas.
Melihat kondisi tersebut, penting adanya pelatihan yang tidak hanya memberikan teori tetapi juga praktik langsung agar remaja mampu mengatur diri mereka secara mandiri.
PKM ini dilaksanakan dengan tujuan untuk:
- Mengembangkan kemampuan leadership pada anak panti.
- Melatih kerja sama tim melalui kegiatan kelompok dan permainan edukatif.
- Meningkatkan kepercayaan diri anak dalam memimpin maupun mengikuti instruksi.
- Mengajarkan komunikasi efektif dan penyelesaian masalah secara bersama.
- Membentuk karakter positif seperti tanggung jawab, empati, dan saling menghargai.
Kegiatan ini diikuti oleh remaja berusia 12–18 tahun yang tinggal di Panti Asuhan Pondok Cabe. Peserta terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan latar belakang pendidikan berbeda, mulai dari tingkat SMP hingga SMA.
Karakteristik peserta yang beragam menuntut pendekatan pelatihan yang fleksibel, komunikatif, dan mudah dipahami, sehingga setiap individu dapat memperoleh manfaat optimal.
Pelatihan disusun dalam beberapa sesi yang interaktif dan aplikatif. Adapun metode yang digunakan meliputi:
Penyampaian Materi Teoretis
Pada tahap ini, pemateri memberikan penjelasan mengenai:
- Pengenalan Leadership: peran pemimpin, tanggung jawab, dan sikap positif.
- Komunikasi Efektif: latihan menyampaikan pendapat dan mendengarkan dengan baik.
- Kerja Sama Tim: permainan kelompok yang melatih kolaborasi dan kekompakan.
- Problem Solving: tugas kelompok untuk melatih strategi bersama.
Ice Breaking dan Aktivitas Pemantik
Kegiatan ice breaking dilakukan untuk membangun suasana nyaman dan meningkatkan keaktifan peserta. Permainan sederhana mengenai prioritas dan kecepatan waktu dan berfikir, dalam mengambil keputusan. Seperti permainan mengambil botol dengan cepat.
Hasil dan Dampak Kegiatan:
Pelaksanaan PKM memberikan dampak signifikan bagi peserta, baik secara akademik maupun personal. Berdasarkan pengamatan dan umpan balik peserta:
- Anak-anak lebih percaya diri berbicara dan memimpin kelompok kecil.
- Kemampuan kerja sama meningkat melalui permainan dan diskusi.
- Peserta menunjukkan sikap lebih aktif dan berani mengemukakan pendapat.
- Hubungan antar peserta menjadi lebih positif dan kompak.
- Anak-anak memahami dasar leadership dan pentingnya kerja sama dalam tim.
Tantangan yang Dihadapi
- Perbedaan karakter yang cukup beragam sehingga perlu pendekatan berbeda.
- Sebagian anak mudah terdistraksi saat kegiatan berlangsung.
- Keterbatasan alat permainan membuat beberapa aktivitas harus diimprovisasi.
- Waktu pelatihan yang singkat sehingga materi tidak bisa dibahas lebih mendalam.
- Masih ada peserta yang malu untuk tampil di depan.
Penulis:
1. Gita Herpiana
2. Dian Rihadatul Aisy
3. Haya Almira Fajri
4. Zalva Desmalia Putri
5. Tri wahyuni
Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Pamulang







