KEGIATAN pelatihan public speaking dasar ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak-anak Panti Asuhan Al-Mubarokah dalam berbicara di depan umum. Pelatihan dilakukan melalui sesi materi, simulasi berbicara, permainan komunikasi, dan latihan praktik sederhana.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, mampu memperkenalkan diri dengan lebih jelas, serta menunjukkan peningkatan ekspresi dan kontak mata. Program ini memberikan dampak positif dalam membangun keterampilan komunikasi dasar yang penting bagi perkembangan diri anak-anak.
Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan soft skill yang sangat penting bagi anak-anak, terutama untuk membangun rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi. Anak panti asuhan seringkali memiliki tantangan dalam hal kepercayaan diri sehingga diperlukan pelatihan yang dapat membantu mereka berbicara lebih jelas, percaya diri, dan terstruktur.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 09 November 2025 di Panti Asuhan Al-Mubarokah oleh mahasiswa sebagai upaya pemberdayaan melalui pendidikan nonformal. Pelatihan dirancang secara sederhana, interaktif, dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Hasil observasi awal menunjukkan bahwa:
- Sebagian anak masih pemalu dan takut berbicara di depan teman-temannya.
- Kontak mata dan suara mereka masih kurang stabil saat berbicara.
- Anak-anak antusias mengikuti kegiatan yang bersifat permainan atau interaktif.
- Keberanian berbicara berbeda-beda, ada yang aktif dan ada yang pasif.
Melihat kondisi tersebut, penting adanya pelatihan yang tidak hanya memberikan teori tetapi juga praktik langsung agar remaja mampu mengatur diri mereka secara mandiri.
PKM ini dilaksanakan dengan tujuan untuk:
- Meningkatkan rasa percaya diri anak saat berbicara.
- Melatih kemampuan memperkenalkan diri dengan baik dan jelas.
- Mengembangkan kemampuan komunikasi dasar melalui latihan praktik.
- Membantu anak mengatasi rasa gugup ketika berada di depan orang lain.
- Membiasakan anak untuk berani mengemukakan pendapat.
Kegiatan ini diikuti oleh remaja berusia 12–18 tahun yang tinggal di Panti Asuhan Pondok Cabe. Peserta terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan latar belakang pendidikan berbeda, mulai dari tingkat SMP hingga SMA.
Karakteristik peserta yang beragam menuntut pendekatan pelatihan yang fleksibel, komunikatif, dan mudah dipahami, sehingga setiap individu dapat memperoleh manfaat optimal.
Pelatihan disusun dalam beberapa sesi yang interaktif dan aplikatif. Adapun metode yang digunakan meliputi:
Penyampaian Materi Teoretis
Pada tahap ini, pemateri memberikan penjelasan mengenai:
- Pengenalan Public Speaking: apa itu public speaking dan mengapa penting.
- eknik Dasar Berbicara: suara, intonasi, ekspresi wajah, dan kontak mata.
- Latihan Perkenalan Diri: setiap anak berlatih berbicara di depan kelompok.
- Permainan Komunikasi: games seperti tebak kata atau storytelling sederhana.
- Simulasi Berbicara: anak diminta menyampaikan cerita pendek atau pendapat.
- Feedback Positif: pemateri memberikan pujian dan arahan untuk perbaikan.
Hasil dan Dampak Kegiatan:
Pelaksanaan PKM memberikan dampak signifikan bagi peserta, baik secara akademik maupun personal. Berdasarkan pengamatan dan umpan balik peserta:
- Anak-anak menjadi lebih berani berbicara di depan umum.
- Kemampuan memperkenalkan diri meningkat menjadi lebih jelas dan terstruktur.
- Peserta mulai mampu menjaga kontak mata dan intonasi saat berbicara.
- Rasa gugup berkurang karena suasana pelatihan dibuat menyenangkan.
- Terjadi peningkatan kepercayaan diri dan partisipasi aktif dalam kegiatan.
Tantangan yang Dihadapi
- Sebagian anak masih sangat pemalu sehingga membutuhkan pendekatan personal.
- Waktu pelatihan yang terbatas membuat praktik tidak bisa dilakukan lebih banyak.
- Variasi tingkat keberanian membuat penyampaian materi harus disesuaikan.
- Fokus anak mudah teralihkan sehingga perlu aktivitas yang interaktif.
- Keterbatasan alat bantu seperti mikrofon atau speaker.
Penulis:
1. Gita Herpiana
2. Dian Rihadatul Aisy
3. Haya Almira Fajri
4. Zalva Desmalia Putri
5. Tri wahyuni
Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Pamulang







