TANGERANG SELATAN – Minuman herbal hangat menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk membantu meredakan flu, terutama saat musim hujan ketika daya tahan tubuh menurun. Racikan berbahan rempah dinilai dapat menghangatkan tubuh, melegakan saluran pernapasan, serta meningkatkan imunitas sehingga gejala flu berangsur membaik.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, mengatakan berbagai bahan herbal yang tersedia di dapur rumah tangga dapat dimanfaatkan untuk pencegahan hingga membantu proses pemulihan flu.
“Semua bersifat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh, menghangatkan badan, serta membantu meredakan demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, hingga sesak napas ringan,” ujar Inggrid.
Ia menjelaskan, bahan seperti jahe, kencur, kunyit, temulawak, serta rempah-rempah seperti pala, kayu manis, cengkih, dan kapulaga dapat diracik sebagai minuman herbal. Bawang merah dan bawang putih juga disebut memiliki khasiat serupa dalam membantu meredakan gejala flu.
Selain rempah dapur, sejumlah tanaman herbal seperti habatus sauda, sambiloto, pegagan, meniran, dan mengkudu diketahui dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus meredakan demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan.
Menurut Inggrid, resep ramuan herbal bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu dan banyak referensinya tersedia di berbagai platform digital. Untuk tujuan pencegahan, minuman herbal dapat dikonsumsi secara rutin satu hingga dua gelas per hari.
Bagi masyarakat yang menginginkan cara lebih praktis, ia menyarankan penggunaan produk herbal siap konsumsi yang telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produk tersebut umumnya mengandung jahe, kunyit, atau kencur dengan tambahan pemanis alami seperti madu.
“Madu tidak hanya berfungsi sebagai pemanis, tetapi juga memiliki khasiat kesehatan. Banyak produk herbal jadi yang berbasis madu dan dikombinasikan dengan jahe, kunyit, kencur, atau peppermint,” jelasnya.
Inggrid menambahkan, ramuan herbal juga bermanfaat menjaga kebugaran tubuh dan mencegah kelelahan akibat aktivitas padat maupun tekanan pekerjaan yang kerap memicu penurunan daya tahan tubuh.
Beberapa kombinasi herbal yang dapat dikonsumsi antara lain jahe dan kunyit yang dipadukan dengan temulawak serta lada hitam. Alternatif lainnya adalah campuran jahe dan kunyit dengan ginseng, likoris, atau akar manis yang umumnya tersedia dalam produk herbal siap minum.
Sebagai pelengkap, ia merekomendasikan konsumsi suplemen vitamin seperti C, D, A, dan E, serta mineral zinc, selenium, dan zat besi untuk menjaga imunitas tubuh. Vitamin B kompleks juga berperan penting agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.
Inggrid menyarankan masyarakat memeriksakan kadar vitamin D3 dalam darah, mengingat aktivitas di luar ruangan belum tentu mencukupi kebutuhan vitamin tersebut. Suplemen dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan harian dan tersedia dalam berbagai bentuk sediaan.







