JAKARTA – Sepanjang tahun 2025, Polri mencatat telah menuntaskan setidaknya 248.076 kasus. Capaian tersebut diselesaikan dari total 325.345 perkara yang ditangani Bareskrim Polri dan polda jajaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Syahardiantono dalam rilis akhir tahun di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
“Kinerja Bareskrim dan jajaran selama tahun 2025, tren total selama satu tahun ada 325.345 kasus dan penyelesaiannya 248.076 kasus yang claim rate clearance rata-rata 76,22 persen,” jelas Syahar.
“Khusus untuk Bareskrim ada 850 kasus yang ditangani dan terselesaikan sebanyak 803. Apabila dipersentasekan, penyelesaian kasus di Bareskrim mencapai 94 persen,” sambungnya.
Syahar mengungkapkan, ada tiga polda dengan persentase penyelesaian kasus tertinggi. Pertama, Polda Jawa Timur 119 persen, Polda Kalimantan Tengah 109,89 persen, dan Polda Papua 109,71 persen.
“Memang ada lebih dari 100 persen karena penyelesaian perkara di samping kasus yang berjalan, juga menyelesaikan kasus tunggakan di tahun lalu,” tuturnya.
Syahar merinci klasifikasi kejahatan yang berhasil diselesaikan di antaranya kejahatan konvensional 76 persen, kejahatan transnasional 76%, kejahatan terhadap kekayaan negara 76 persen, dan kejahatan berimplikasi kontigensi 98 persen.
Mantan Kepala Divisi Propam Polri ini menambahkan, empat pidana yang diprioritaskan pengusutannya ada empat yakni judi online, narkoba, penyelundupan, dan korupsi.
“Terkait program Asta Cita dalam penegakan hukum, ada empat tindak pidana yang menjadi prioritas penegakan hukum,” tukasnya.







