JAKARTA – Beredar sebuah rekaman video di media sosial Instagram yang menyebutkan adanya pesawat tergelincir hingga menutupi Jalan Perimeter di kawasan Bandara Internasional Soekarno–Hatta (Soetta) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian publik.
Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa kabar tersebut tidak sesuai dengan fakta. Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald Sipayung, menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi bukanlah insiden pesawat tergelincir, melainkan kendala teknis pada kendaraan truk trailer yang mengangkut badan atau rangka (airframe) pesawat.
“Bukan pesawat tergelincir. Yang terjadi adalah kendaraan pengangkut airframe pesawat mengalami kendala teknis,” ujar Kombes Ronald saat dikonfirmasi pada Senin, 22 Desember 2025.
Ia menjelaskan, truk trailer tersebut mengalami masalah saat melintas di jalan karena sasis trailer tersangkut di permukaan aspal. Hal itu disebabkan posisi sasis kendaraan yang terlalu rendah sehingga menghambat pergerakan.
“Sasis trailer tersangkut di permukaan aspal jalan karena posisi trailer terlalu rendah,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar Jalan Perimeter Bandara Soekarno-Hatta sempat mengalami gangguan, namun situasi berhasil dikendalikan.
Secara terpisah, Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui akun Instagram resminya juga memberikan klarifikasi atas video yang beredar. Pihak bandara menegaskan bahwa informasi mengenai pesawat tergelincir tidak benar.
Dalam penjelasannya, otoritas bandara menyebutkan bahwa objek yang terlihat dalam video bukan pesawat yang mengalami insiden, melainkan bagian atau rangka (airframe) pesawat Boeing 737-500 dengan registrasi eks PK-GGD milik maskapai Citilink Indonesia.
Airframe tersebut sedang dalam proses pemindahan setelah dibongkar (dismantle) dan direposisi pada Sabtu malam, 20 Desember 2025. Pemindahan dilakukan untuk keperluan reposisi ke Aceh dalam rangka mendukung program pemerintah terkait pengembangan kegiatan haji dan umrah.
Otoritas bandara memastikan seluruh proses pemindahan telah memperoleh persetujuan dari otoritas terkait dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku. Meskipun sempat terjadi kendala teknis pada salah satu kendaraan pengangkut, masalah tersebut berhasil ditangani dan kondisi kembali normal.
“Tidak terdapat insiden keselamatan penerbangan dalam kejadian tersebut,” demikian pernyataan resmi Otoritas Bandara Soekarno-Hatta.







