• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Ahli Gizi Ungkap Efek dan Risikonya Makan Nasi Campur Mie

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Agustus 20, 2025
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Ahli Gizi Ungkap Efek dan Risikonya Makan Nasi Campur Mie
337
SHARES
3.7k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Anda yang masih sering mengonsumsi mi dan nasi dalam satu piring sebaiknya segera dihindari. Karena ini merupakan perpaduan dua sumber karbohidrat yang berisiko bagi kesehatan tubuh.

Di balik kenikmatan itu, terdapat risiko kesehatan yang perlu diperhatikan apabila kebiasaan ini dilakukan secara rutin tanpa pengaturan gizi yang tepat.

Dilansir dari Klik Dokter, dosen bidang gizi dari Sekolah Vokasi IPB University, Rosyda Dianah, SKM, MKM, mengingatkan konsumsi nasi dan mi secara bersamaan memiliki dampak jangka panjang terhadap keseimbangan gizi dan kesehatan metabolik.

“Kombinasi ini berisiko menimbulkan ketidakseimbangan gizi dan berbagai gangguan kesehatan jika tidak diimbangi dengan asupan gizi lain,”ungkapnya.

Rosyda menjelaskan baik nasi maupun mi merupakan sumber utama karbohidrat. Ketika keduanya dikonsumsi bersamaan, jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan meningkat secara signifikan, sementara zat gizi lain seperti protein dan lemak sehat justru cenderung terabaikan.

BACA JUGA :  Waspada Musim Pancaroba, Lakukan Enam Tips Ini untuk Cegah Serangan Penyakit

“Jika nasi dan mi dikonsumsi dalam jumlah yang sama banyak, kandungan karbohidratnya bisa mendominasi hingga 80 persen dari total energi, sedangkan protein dan lemak sangat rendah,” jelasnya.

Sebagai ilustrasi, konsumsi 150 gram nasi dan 100 gram mi menghasilkan sekitar 401 kilokalori energi, dengan kandungan sekitar 82 gram karbohidrat, 7 gram protein, dan hanya 2 gram lemak.

“Kandungan ini tidak seimbang dan jauh dari konsep ‘Isi Piringku’, yakni 50 persen sayur dan buah, serta 50 persen sisanya gabungan karbohidrat dan protein,” lanjut Rosyda.

Konsep Isi Piringku merupakan penyempurnaan dari pedoman gizi sebelumnya, yaitu 4 Sehat 5 Sempurna dan Pedoman Gizi Seimbang.

Tujuannya adalah memberikan panduan visual yang mudah dipahami mengenai komposisi makanan sehat dalam setiap piring, berdasarkan kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

BACA JUGA :  Mengubah Hobi Menjadi Bisnis yang Menguntungkan! Simak, Jangan Sampai Ketinggalan 

Rosyda memaparkan konsumsi mi dan nasi secara bersamaan dalam jangka panjang dapat memicu gangguan metabolik, termasuk obesitas, resistensi insulin, dislipidemia (ketidakseimbangan lemak darah), hingga inflamasi kronis.

“Kelebihan karbohidrat sederhana dari nasi putih dan mi instan dapat meningkatkan indeks glikemik dan mempercepat lonjakan gula darah. Jika tidak dibarengi asupan protein dan serat yang cukup, efeknya bisa jangka panjang,” terangnya.

Kekurangan asupan protein dan lemak sehat dalam pola makan juga dapat mengganggu produksi hormon pengatur nafsu makan, seperti leptin dan peptida YY.

Hormon-hormon ini berperan dalam memberikan sinyal kenyang kepada otak. Ketika produksinya menurun, seseorang menjadi lebih mudah lapar dan terdorong untuk makan berlebih, terutama dari sumber karbohidrat sederhana.

BACA JUGA :  Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2025: Bezzechi Juara, Marquez Ketujuh

“Dampaknya, rasa lapar berulang, mengarah pada konsumsi kalori berlebih (overeating), terutama dari sumber karbohidrat sederhana,” imbuhnya.

Untuk mengurangi risiko dari konsumsi karbohidrat berlebih, Rosyda menyarankan beberapa alternatif menu sehat yang tetap mengenyangkan namun lebih seimbang secara gizi, seperti:

– Nasi setengah porsi yang dikombinasikan dengan lauk hewani (seperti ikan atau ayam), lauk nabati (seperti tempe atau tahu), serta sayuran.

– Ubi rebus sebagai pengganti nasi, dipadukan dengan sumber protein dan sayuran segar.

– Mi rendah karbohidrat seperti mi shirataki, ditambah dengan protein dan sayuran.

 

Tags: Efek mie campur nasimakan mie campur nasi
Previous Post

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Hujan Ringan

Next Post

Kembali Cetak Prestasi Global, BRI Group Raih Tiga Penghargaan Prestisius Dari Euromoney Awards for Excellence 2025

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Kembali Cetak Prestasi Global, BRI Group Raih Tiga Penghargaan Prestisius Dari Euromoney Awards for Excellence 2025

Kembali Cetak Prestasi Global, BRI Group Raih Tiga Penghargaan Prestisius Dari Euromoney Awards for Excellence 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com