• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 8 Maret, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Gumitir Gudang

admin by admin
Juli 31, 2025
in NEWS, OPINI
Reading Time: 3min read
antrean di spbu jember

Antrean di salah satu SPBU di Jember. Foto: Beritasatu.com

87
SHARES
2.2k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

Covid-19 datang lagi? Tidak. Tapi Bupati Jember Muhammad Fawait, mengeluarkan surat edaran mirip zaman Covid. Isinya: agar semua instansi melakukan WFH –tidak perlu masuk kantor. Kerja dari rumah saja. Pun para guru. Sekolah tidak diliburkan tapi semua murid diminta belajar online. Guru tidak usah datang ke sekolah.

Musibah besar sedang melanda Jatim bagian timur. Wilayah ini menjalani semacam lock down. Bensin langka di Jember dan Bondowoso. Kalau pun ada,  harganya selangit. Bisa Rp 35.000 per liter. Bupati Jember pilih mengurangi mobilitas penduduknya.

Dua musibah itu datang hampir bersamaan. Dua-duanya dibuat manusia. Keputusan perbaikan jalan antara Jember Banyuwangi dibuat bersamaan dengan keputusan dilarangnya sebagian besar Kapal ferry menyeberangi Selat Bali.

Perbaikan jalan antara Jember Banyuwangi memang sudah mendesak. Kawasan Gunung Gumitir sudah longsor. Kalau dibiarkan jalan itu bisa putus total.


Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, 28 Juli 2025. Foto: Dok/Disway

Di saat yang hampir bersamaan terjadi kecelakaan kapal ferry di Selat Bali. Tenggelam. Membawa banyak korban. Pemerintah pun ambil tindakan tegas: melarang kapal yang tidak layak layar. Jumlah kapal turun drastis. Jumlah yang masih boleh berlayar tidak mencukupi kebutuhan. Hanya 4 kapal yang boleh melayani penyeberangan. Apalagi yang masih layak layar pun diminta hanya berisi 80 persen dari kapasitas.

BACA JUGA :  DISWAY: Penasihat Komisaris

Anda sudah tahu: betapa panjang antrean menyeberang ke Bali. Dan sebaliknya. Saking panjangnya antrian kendaraan itu mungkin sampai terlihat dari bulan.

Bupati Banyuwangi kewalahan menerima kemarahan publik. Pun gubernur Jatim. Tapi urusan kapal bukanlah wewenang dua wanita kepala daerah itu. Soal ini sepenuhnya wewenang pusat. Keduanya hanya bisa minta agar pusat segera menambah kapal yang masih laik jalan. Tentu tidak bisa cepat. Harus dikirim dari kawasan lain Indonesia. Itu pun kalau yang ada juga masih laik layar.

Bupati Jember pilih melakukan apa yang bisa ia lakukan: instruksi WFH. Sekalian agar pusat tahu begitu seriusnya persoalan di Selat Bali dan di Gunung Gumitir.

BACA JUGA :  DISWAY: Eksis Belum

Di perbatasan Jember Banyuwangi memang ada gunung. Gunung Mrawan. Disebut juga Gunung Gumitir. Jalan raya dari Jember ke Banyuwangi harus melewati gunung ini. Jalannya naik turun berliku. Di tebing. Di jurang. Tidak terlalu jauh. Hanya delapan kilometer.

Anda yang biasa lewat di sini hafal: harus hati-hati. Di tikungan-tikungannya memang selalu ada awe-awe tapi tetap harus hati-hati. Awe-awe adalah orang yang melambai-lambaikan tangan memberi kode kepada para sopir. Agar kendaraan mereka sedikit ke kiri atau sedikit ke kanan. Lalu terjadilah salam tempel sebagai ongkos jasa awe-awe.

Saya yang saat ini sedang di Beijing tersenyum-senyum getir. Alangkah mudahnya pagi Tiongkok menyelesaikan problem seperti ini: bikin terowongan. Hanya delapan kilometer. Mungkin hanya perlu terowongan sejauh lima kilometer.

Maka saya angkat topi kepada wali kota Samarinda. Setingkat wali kota bisa punya proyek terowongan bawah gunung. Yakni terowongan Selili. Tidak sevital terowongan Gunung Gumitir tapi sebentar lagi jadi. Itulah terowongan pertama di Indonesia yang dibuat Pemda.

BACA JUGA :  Kwitang Belum Kondusif, KAI Hentikan Operasional KAJJ dari Stasiun Senen

Bayangkan, dua kabupaten besar di provinsi besar seperti Jatim bisa mengalami kejadian seperti ini. Problem ini sudah ada sejak begitu lama. Belanda sudah membuat terowongan di lokasi yang sama. Terowongan Mrawan. Untuk jalur kereta api. Republik belum pernah mengikuti jejak itu untuk arus lalu-lintas yang begitu vital.

Upaya yang dilakukan di Gunung Gumitir saat ini hanya memperbaiki jalur yang terancam longsor. Lalu sedikit melebarkannya. Tidak mudah. Ada Batu Gudang di jalur itu. Yakni batu besar yang saking besarnya diberi nama Batu Gudang.

Jalan di situ berliku antara lain untuk menghindari Batu Gudang. Setiap kali ingin melebarkan jalan terbentur Batu Gudang. Pilihan selalu bagaimana bisa mengikis Batu itu, agar lebar jalan bisa sedikit bertambah.

Sebenarnya ada peluang untuk membuat sejarah di Jatim: tapi menunggu tol baru Situbondo-Banyuwangi kelihatannya yang lebih dipilih. (*)

Tags: Bupati Jemberdahlan iskandiswayGubenur Jawa Timurgunung gumitirgunung mrawanJawa Timur
Previous Post

Kemendukbangga Gelar Peringatan Hari Kependudukan Dunia 2025

Next Post

Hasil Pertandingan Leg Kedua Putaran Dua Liga Champions

Related Posts

Tips Buka Puasa Tanpa Kalap, Terapkan Mindful Eating Agar Tubuh Tetap Sehat
KESEHATAN

Tips Buka Puasa Tanpa Kalap, Terapkan Mindful Eating Agar Tubuh Tetap Sehat

Maret 8, 2026
2.1k
Hujan Lebat Picu Genangan di Jakarta, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
MEGAPOLITAN

Hujan Lebat Picu Genangan di Jakarta, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan

Maret 8, 2026
2.1k
gp australia
OLAHRAGA

Hasil Race F1 GP Australia: Dominasi Sirkuit Melbourne, Mercedes Finis 1-2

Maret 8, 2026
1.8k
Banjir Rendam 11 Wilayah Tangsel, Anggota DPRD Harap Pemkot Bergerak Cepat
TANGERANG SELATAN

BPBD Tangsel Tetapkan Status Siaga 1 Banjir, Warga Diminta Waspada

Maret 8, 2026
2.8k
habib jafar dan vidi aldiano
SELEBRITI

Kasaksian Habib Ja’far tentang Vidi Aldiano: Pertanyaan Terakhir tentang Wudu dan Salat

Maret 8, 2026
2.8k
Vidi Aldiano Dimakamkan di Tanah Kusir, Hujan Iringi Perpisahan Terakhir Sang Penyanyi
SELEBRITI

Vidi Aldiano Dimakamkan di Tanah Kusir, Hujan Iringi Perpisahan Terakhir Sang Penyanyi

Maret 8, 2026
2.2k
Next Post
liga champions

Hasil Pertandingan Leg Kedua Putaran Dua Liga Champions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com