• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MEGAPOLITAN

Menteri Kebudayaan Buka Pameran “200 Tahun Perang Jawa” Momentum Refleksi Sejarah Bangsa

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 21, 2025
in MEGAPOLITAN, NASIONAL, NEWS
Reading Time: 3min read
Menteri Kebudayaan Buka Pameran “200 Tahun Perang Jawa” Momentum Refleksi Sejarah Bangsa
366
SHARES
3.7k
VIEWS

JAKARTA – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mewakili Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi membuka Pameran 200 Tahun Perang Jawa di Perpustakaan Nasional, Jakarta. Pada kesempatan tersebut, Menbud menyampaikan pidato Kebudayaan berjudul “Menemukan Jati Diri Bangsa Melalui Refleksi Kejuangan Pangeran Diponegoro”.

Pameran yang digelar hingga 20 Agustus 2025 mendatang ini diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) sebagai wujud nyata dalam membangun ingatan kolektif bangsa mengenai perang Jawa yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro pada tahun 1825-1830.

Peringatan ini mengajak publik untuk mengenal dan mengapresiasi pemikiran, sikap, serta nilai-nilai suri teladan dari perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajahan kolonial Belanda yang relevan dengan identitas ke-Indonesiaan.

Dalam pidatonya, Menbud Fadli menekankan pentingnya peringatan ini sebagai momentum refleksi terhadap peristiwa Perang Jawa yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro mengenai perjuangan mempertahankan jati diri bangsa.

“Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia tidak dibangun dalam sebuah kenyamanan, tetapi dalam perlawanan menentang penjajahan dan kolonialisme. Ia tumbuh dari sebuah semangat rela berkorban, cinta tanah air, keberanian, dan prinsip yang tak bisa dibeli atauditundukkan, sebagaimana jati diri Pangeran Diponegoro,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.

BACA JUGA :  Gelar RUPST, PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk Mengangkat Ridwan Kamil Jadi Komisaris Independen

Dirinya menambahkan bahwa semangat perjuangan Pangeran Diponegoro menembus zaman dan menginspirasi lintas generasi hingga kini. “Keberanian dan keteguhannya dalam melawan penindasan kolonial menjadi inspirasi abadi bagi generasi-generasi berikutnya. Dalam pengorbanannya, kita menemukan makna tentang harga diri, prinsip, dan tekad yang tak tergoyahkan,” ucap Menbud.

Pada kesempatan ini, sebagai salah satu momentum peringatan 200 Tahun Perang Jawa, Menbud Fadli juga menyampaikan rencana Kementerian Kebudayaan yang akan menyelenggarakan sebuah pameran lukisan bertajuk “NYALA: 200 Tahun Perang Diponegoro” yang akan diselenggarakan pada Senin, 21 Juli 2025 di Galeri Nasional Indonesia. Rangkaian peringatan “200 Tahun Perang Jawa” akan dilaksanakan mulai 20 Juli – 20 Agustus 2025 dengan berbagai macam kegiatan, antara lain Pertunjukan Teater Diponegoro;

Pemutaran dan Diskusi Film serta Lokakarya Kaligrafi Aksara Pegon; Bedah Buku “Babad Diponegoro” yang telah diakui UNESCo sebagai Memory of the World; “Sketsa Perang Jawa” Karya Raden Ario Joyodiningrat; Lokakarya “Jamu Diponegoro: Tradisi, Ketahanan, dan Perlawanan”; Gelar Wicara “Demi Martabat Bangsa: Refleksi Perang Jawa Bagi Indonesia Maju”; dan Bedah Buku “Babad Kedhung Kebo”.

BACA JUGA :  Indonesia Dibekuk China, Intip Klasemen Sementara Grup C saat Ini

Hadir memberikan sambutan, Kepala Perpusnas, Aminudin Azis, menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan bukan hanya menjadi ajang peringatan sejarah semata, namun menjadi ruang dialog, menyatukan pikiran ekspresi budaya dan semangat kebangsaan lintas generasi.

“Kegiatan ini menjadi salah satu program prioritas Perpusnas dalam kerangka pemajuan naskah Nusantara sebagai ingatan kolektif bangsa, “ujar Aminudin. Menutup pidatonya, Menbud Fadli mengajak generasi muda Indonesia untuk terus memperdalam literasi sejarah.

Sejarah bukan sebatas catatan peristiwa namun sebuah cermin jati diri, penunjuk arah, dan fondasi moral dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di tengah arus globalisasi yang semakin pesat.

“Mari kita jadikan warisan sejarah ini sebagai sumber kekuatan untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih adil, beradab, dan berkarakter dengan menjunjung tinggi nilainilai luhur bangsa dan merawat kebudayaan sebagai ruh kebangsaan,” tutup Menbud yang dilanjutkan dengan pemotongan pita bersama para pejabat yang hadir sebagai symbol pembukaan pameran 200 Tahun Perang Jawa sekaligus rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama 1 bulan kedepan.

BACA JUGA :  Dicekal ke Luar Negeri karena Kasus Harun Masiku, PDIP: Yasonna Tak Terlibat

Hadir dalam pembukaan, Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana; Staf Ahli Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Indra Gunawan; Sekretaris Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ernadhi; Kepada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin; Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito; Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara III BPK, Dede Soekarjo; Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama, I Nengah Duija; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Periode 1993-1998, Wardiman Djojonegoro; serta para Duta Besar negara sahabat, para tokoh literasi, peneliti manuskrip, dan pustakawan.

Peringatan “200 Tahun Perang Jawa” diharapkan tidak hanya menjadi momen refleksi atas perjuangan Pangeran Diponegoro, tetapi juga menjadi medium untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan, keberanian, dan keteladanan kepada generasi masa kini.

Melalui literasi sejarah dan pemanfaatan koleksi budaya, upaya ini juga menjadi komitmen bersama dalam menjadikannya sebagai pijakan penting guna memperkuat identitas nasional sekaligus memperluas diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

 

Tags: KemenbudMenbud Fadli Zon
Previous Post

Unpad Open 2025: Para Alumni Buktikan Golf Bisa Jadi Jalan Kolaborasi dan Edukasi

Next Post

Pilar Pastikan Tangsel All Out Gelar Porprov Banten 2026: 45 Cabor dan Venue Disiapkan

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan

Pilar Pastikan Tangsel All Out Gelar Porprov Banten 2026: 45 Cabor dan Venue Disiapkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com