• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Masalah Lemak Perut, Terapkan Waktu Sarapan dan Makan Malam Terbaik

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juni 25, 2025
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Masalah Lemak Perut, Terapkan Waktu Sarapan dan Makan Malam Terbaik
350
SHARES
3.6k
VIEWS

TANGSEL – Kebiasaan mengonsumsi makanan lezat dan manis, tentu berisiko peningkatan berat badan yang bisa berefek pada penumpukan lemak perut. Jika Anda sedang berupaya menghilangkan lemak perut, mengatur waktu makan bisa menjadi strategi yang efektif, bahkan lebih penting dari sekadar mengurangi kalori.

Sebuah studi terbaru dari Spanyol mengungkap bahwa waktu makan, khususnya sarapan dan makan malam, berperan besar dalam pembakaran lemak, terutama di bagian perut. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine dan dipimpin oleh tim ilmuwan dari University of Granada dan University of Navarra.

Penelitian tersebut turut meneliti efek dari metode intermittent fasting atau puasa intermiten pada 197 partisipan berusia 30-60 tahun selama 12 minggu. Partisipan dibagi ke dalam beberapa kelompok, salah satunya adalah kelompok puasa pagi yang hanya makan antara pukul 09.00 hingga 17.00.

BACA JUGA :  Makan di Atas Jam 7 Malam Bikin Gemuk? Influencer Kesehatan Bilang Begini

Hasilnya mengejutkan, kelompok puasa pagi mengalami penurunan lemak perut paling signifikan, terutama pada lemak subkutan, yaitu lemak yang berada tepat di bawah kulit perut.

“Makan dengan waktu terbatas, terutama menyelesaikan makan sebelum pukul 5 sore, dapat menjadi strategi praktis dan efektif untuk mengelola berat badan serta mengurangi lemak perut setelah masa berlebihan seperti saat Natal,” kata Prof. Jonatan Ruiz, dosen Fakultas Ilmu Olahraga di University of Granada, dikutip dari laman The Sun.

Waktu makan yang tidak teratur, seperti makan larut malam, dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, jam biologis internal yang mengatur metabolisme. Hal ini bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

BACA JUGA :  Kenali Manfaat Penting Sarapan Bagi Tubuh Sepanjang Hari

Menurut para peneliti, metode makan dengan jendela waktu terbatas atau time-restricted eating, sangat efektif untuk mendukung metabolisme yang sehat. Bahkan, kelompok puasa pagi dalam penelitian ini menunjukkan peningkatan kadar gula darah puasa dan kadar gula malam hari, yang berkontribusi dalam mencegah diabetes.

“Puasa pagi menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan kontrol gula darah dan menurunkan risiko gangguan metabolik,” ujar Dr. Idoia Labayen, salah satu peneliti utama.

Selain makan antara pukul 9 pagi hingga 5 sore, ada beberapa metode intermittent fasting lain yang juga banyak digunakan:

– 16/8 = Puasa 16 jam, makan selama 8 jam

– 5:2 = Makan normal 5 hari, makan sangat sedikit (500–600 kalori) selama 2 hari

BACA JUGA :  Sering Makan Malam Terlalu Larut? Ini Dampaknya bagi Metabolisme dan Tidur

– Puasa 24 jam = Tidak makan selama satu hari penuh, biasanya seminggu sekali

– Puasa selang-seling = Puasa setiap dua hari sekali

Namun, tidak semua orang cocok melakukan puasa intermiten. Anda tidak disarankan melakukannya jika sedang hamil, memiliki diabetes tipe 1, atau punya riwayat gangguan makan.

Pendekatan ini juga mendapat catatan penting dari studi lain meski dinilai banyak manfaatnya. Penelitian dari Tiongkok menemukan bahwa membatasi waktu makan terlalu ketat, seperti hanya makan dalam 8 jam sehari, dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung.

“Kami terkejut menemukan bahwa orang yang melakukan time-restricted eating justru lebih berisiko meninggal akibat penyakit jantung.” kata Dr. Victor Zhong dari Shanghai Jiao Tong University.

 

Tags: Makan malamSarapan
Previous Post

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Mendung dan Udara Tidak Sehat

Next Post

Sidang Perdana Kasus Pemerasan, Nikita Mirzani Terancam 6 Tahun Penjara

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Sidang Perdana Kasus Pemerasan, Nikita Mirzani Terancam 6 Tahun Penjara

Sidang Perdana Kasus Pemerasan, Nikita Mirzani Terancam 6 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com