• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Kura Israel

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Juni 21, 2025
in OPINI
Reading Time: 2min read
DISWAY: Kura Israel

Ilustrasi konflik Iran-Israel. | Foto: Kolase Tangselxpress

221
SHARES
1.5k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

Sudah pasti: Iran belum punya senjata nuklir. Tapi Iraq juga terbukti tidak punya senjata kimia pemusnah masal. Padahal itu yang dipakai alasan bagi Amerika Serikat untuk menyerang Baghdad. Saddam Hussein pun dipermalukan lalu ditangkap. Dihukum mati.

Maka Iran bisa dianggap sudah punya senjata nuklir –agar bisa diserang seperti Iraq.

Iran memang sudah mampu melakukan pengayaan uranium. Kemampuannya sudah mencapai level 60 persen. Sudah dekat ke 90 untuk bisa mencapai level senjata nuklir.

Israel selalu berpendapat Iran bisa membuat senjata nuklir dalam hitungan minggu. Atau dalam sebulan. Itu dianggap bahaya bagi eksistensi Israel.

Jadi, apakah Iran punya senjata nuklir? Jawabnya: tidak. Itu karena Iran tergabung dalam organisasi nuklir dunia. Iran harus taat pada aturan-aturan dalam organisasi itu. Utamanya: tidak akan mengembangkan senjata nuklir. Program nuklir Iran dibatasi hanya untuk kepentingan ekonomi.

Untuk itu, di tahun 2015, Iran menandatangani Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) bersama Rusia, AS, Eropa dan Tiongkok. Sejak itu Iran menyetujui pembatasan ketat pada program nuklirnya. Sebagai anggota badan atom dunia Iran juga selalu melaporkan apa saja kegiatannya di bidang nuklir.

BACA JUGA :  DISWAY: Tawaduk Thinking

Persoalan muncul sejak Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat tahun 2016. Dua tahun kemudian Amerika bikin kebijakan sepihak: keluar dari JCPOA. Perjanjian nuklir Iran pun berantakan.

Apakah Israel punya senjata nuklir?

Israel tidak pernah mengakuinya. Tapi juga tidak pernah membantah. Yang jelas Israel tidak mau bergabung ke dalam badan atom dunia. Lembaga itu pun tidak memiliki informasi apa pun tentang program nuklir Israel. Israel juga merasa tidak wajib melaporkan apa pun ke lembaga dunia tersebut.

Tapi lembaga atom dunia meyakini Israel punya senjata nuklir. Jumlahnya diperkirakan sampai 90 buah hulu ledak. Ada yang menyebut sampai 200. Senjata itu bisa dibawa oleh pesawat tempurnya. Juga bisa dilontarkan lewat peluncur.

Intinya dunia meyakini Israel punya senjata nuklir. Amerika juga tahu itu tapi ia jadi kura-kura dalam perahu.

BACA JUGA :  DISWAY: No Day

Anda sudah tahu peristiwa ini: tahun 1986. Yakni saat pekerja proyek nuklir Israel membocorkan rahasia ke harian Sunday Times Inggris. Sampai ke data dan gambar-gambarnya.

Si pembocor, Mordechai Vanunu, dalam.bahaya. Vanunu diculik oleh agen rahasia Israel. Ia dibawa ke Israel. Dimasukkan penjara.

Vanunu orang Yahudi kelahiran Maroko. Ia orang fisika. Agamanya Kristen. Ia merasa terpanggil untuk menyuarakan kemanusiaan. Caranya: membocorkan pembangunan senjata pemusnah masal di Dimona, sebuah gurun di Israel.

Vanunu akhirnya bebas dari penjara di tahun 2004. Yakni setelah ia menjalani hukuman 18 tahun. Setelah bebas ia tidak bisa meninggalkan Israel. Ia dianggap pengkhianat oleh Israel meski pun dianggap pahlawan kemanusiaan oleh gerakan anti nuklir dunia.

Dari pengakuannya itu dunia yakin Israel punya senjata nuklir.

Vanunu lelaki biasa. Ia berhasil dipancing oleh intelijen Israel dengan umpan wanita. Vanunu pun terbang dari Inggris ke Roma, Italia. Di Roma ia dijerat intelijen. Kebebasannya berakhir di tangan wanita.

BACA JUGA :  DISWAY: Mini Ekspose

Saya belakangan sulit menghubungi beberapa kenalan di Iran. Sebenarnya saya punya nomor kontak beberapa mahasiswa kita di sana. Semua tidak bisa dihubungi.

“Di Iran tidak ada lagi yang berani pakai WA. Mereka yakin peledak Israel bisa dikirim lewat telekomunikasi seperti HP,” ujar sahabat Disway di Bangil yang juga akrab dengan mereka.

Di Bangil ada pesantren yang sering kirim alumni ke Iran. Utamanya ke kota suci Qom. Mereka kuliah di pusat spiritual ajaran syiah di Iran itu.

Saya pernah pakai Telegram tapi sudah lama tidak aktif. Sudah mati. Yakni sejak tidak pernah lagi ke Kamboja. Saat sering ke Kamboja dulu saya harus pakai Telegram –semua orang di sana pakai Telegram, bukan WA.

Kemarin saya mulai pakai Telegram lagi. Siapa tahu mereka yang di Iran kini juga beralih ke Telegram. Lalu bisa kontak dengan teman-teman lama di Iran.

Perang modern bisa dilakukan jarak jauh. Bahkan bisa lewat telepon yang lagi Anda pegang.(*)

Tags: dahlan iskandiswayISRAELKonflik Iran-Israelopini
Previous Post

Belanja Pakai Paylater, Nyaman Sekarang Tapi Risiko di Kemudian Hari

Next Post

Catatan Keuangan: Langkah Sederhana Menuju Masa Depan Finansial yang Sehat

Related Posts

Asyik, Naik Transjakarta Hingga MRT Cuma Rp1 Pada 22 Juni 2025
OPINI

Menenun Urat Nadi Jakarta: Menjadikan Transjakarta, MRT, dan LRT Satu Napas Layanan

Oktober 14, 2026
2.6k
Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif
OPINI

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

Oktober 13, 2026
2.5k
Di Ujung Petasan, Kerukunan Jakarta Diuji
OPINI

Di Ujung Petasan, Kerukunan Jakarta Diuji

Oktober 8, 2026
2.4k
IA-CEPA: Membuka Jalan Kolaborasi Indonesia–Australia
OPINI

IA-CEPA: Membuka Jalan Kolaborasi Indonesia–Australia

September 30, 2026
2.4k
Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis
OPINI

Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis

September 25, 2026
2.5k
Dari Digital Branding hingga Tantangan Krisis Energi di Makassar
OPINI

Dari Digital Branding hingga Tantangan Krisis Energi di Makassar

September 10, 2026
2.3k
Next Post
Ajarkan Anak Mengelola Keuangan, Berikut Ini Tipsnya

Catatan Keuangan: Langkah Sederhana Menuju Masa Depan Finansial yang Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com