• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

Disway: Tarif Tarifan

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
April 19, 2025
in OPINI
Reading Time: 3min read
Disway: Tarif Tarifan

Donald Trump. | Foto: Dok Disway

143
SHARES
2.5k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

Trump ayo Trump ayo main tarif -tarifan,

dari pada tarif beneran, bikin pusing tidak karuan…

—

Lagu itu cocok untuk permainan tarif bea masuk yang dilakukan Presiden Donald Trump bagi barang dari negara lain.

Amerika Serikat mengenakan tarif untuk barang Tiongkok 65 persen.

Tiongkok membalas dengan mengenakan bea masuk barang Amerika 45 persen.

Trump marah karena putusannya dilawan. Maka Trump menaikkan lagi tarif barang Tiongkok menjadi 75 persen.

Tiongkok membalas lagi dengan menaikkan tarif barang Amerika 90 persen. Ternyata Trump kian marah. Ia kembali menaikkan tarif barang Tiongkok 125 persen.

Tiongkok masih terus melawan. Tiongkok juga menaikkan lagi tarif barang masuk dari Amerika menjadi 110 persen. Trump kian marah. Ia menaikkan lagi tarif barang Tiongkok menjadi 175 persen.

Orang gila yang kaya dan berkuasa seperti Trump hanya bisa dilawan oleh orang gila yang juga kaya dan berkuasa seperti Xi Jinping.

Saya pun berhenti mengikuti perkembangan angka-angka kegilaan seperti itu. Seperti main-main. Seperti lagu pacar-pacarannya PMR. Jangan-jangan tarif itu akan saling dinaikkan terus sampai gila beneran, 1.000 persen.

Kini berbagai negara berlomba menyembah Trump. Setidaknya mengambil hatinya. Termasuk Indonesia. Vietnam berencana tidak mengenakan tarif sama sekali untuk barang Amerika. Harapannya: Amerika senang.

BACA JUGA :  DISWAY: Suami Batak

Indonesia juga menyiapkan langkah untuk menyenangkan Trump. Kalau perlu tidak lagi mensyaratkan TKDN yang ketat. TKDN harus dibuat yang fleksibel. Begitu kata Presiden Prabowo.

Indonesia juga tidak perlu ada kuota-kuotaan. Bebaskan saja. Siapa pun boleh impor apa pun.

Presiden Prabowo sendiri yang menegaskan itu. Yakni saat berdialog dengan para pelaku ekonomi sebelum bertolak melakukan lawatan ke Turki dan ke kampung halaman keduanya, Jordania.

Dengan modal kebijakan baru itulah Indonesia berani mengirim delegasi ke Amerika. Yakni untuk menegosiasikan tarif 32 persen yang dikenakan Amerika untuk barang dari Indonesia.

Hasilnya: sial banget. Tarif untuk Indonesia justru dinaikkan menjadi 47 persen. Negosiasi yang gagal total.

Tentu Trump masih ”memberi angin” pada Indonesia: untuk negosiasi tahap berikutnya. Siapa tahu bisa turun. Atau justru akan dinaikkan lagi.

Trump sejak muda memang sudah menyebut dirinya jago negosiasi. Jago membuat ”deal”. Ia bangga dengan keistimewaannya itu. Ia agung-agungkan kelihaiannya dalam negosiasi. Bahkan kalau perlu sampai menggertak untuk membawa partner ke jalur hukum.

Trump dikenal sebagai pengusaha yang paling banyak mengadukan partner bisnisnya ke pengadilan.

Tentu dalam seni negosiasi itu Trump juga akan melihat siapa yang datang. Level apa. Lalu ia memutuskan siapa dari pihak Amerika yang akan melayani tim tamu negosiasi itu.

BACA JUGA :  DISWAY: Istri Sekampung

Ketika tim nego dari Jepang tiba di Washington DC, yang memimpin ”hanya” setingkat menteri. Lawan bicara dari pihak Amerika pun setingkat di bawah menteri.

Tapi karena Jepang dianggap sangat istimewa, Presiden Trump tiba-tiba masuk ruang negosiasi. Memuji Jepang. Mencela Jepang. Memberi arahan mengenai perdagangan dua negara. Lalu mempersilakan tim untuk meneruskan pertemuan.

Belum ada keputusan untuk Jepang: turun atau naik. Trump memang jago negosiasi tapi Jepang juga dikenal ulet, tidak mudah menyerah. Apalagi Jepang tahu: masih ada waktu hampir 90 hari. Untuk apa buru-buru. Belum tentu Trump tidak berubah dalam 90 hari ke depan.

Vietnam pulang dari negosiasi dengan kecewa. Tidak ada perubahan dari tarif 46 persen. Pun Indonesia. Kecewa. Justru dinaikkan begitu tinggi.

Lalu giliran tim Italia yang datang. Kelihatannya juga sekalian membawa misi atas nama Uni Eropa.

Sampai saya menulis naskah ini belum ada hasil untuk Italia dan Uni Eropa: naik atau turun.

Yang jelas Trump sudah berhasil membuat banyak negara antre datang ke Amerika. Setelah menunda keputusan tarif tingginya selama 90 hari, kini Trump bisa dengan menepuk dada menanti semua negara yang ingin negosiasi dengannya.

BACA JUGA :  DISWAY: Dua Dolar

Berarti dalam 90 hari ke depan keadaan masih belum menentu. Itulah yang membuat pasar uang dan saham masih bersikap wait and see.

Selama tidak menentu itu pula, di dalam negerinya berkembang demo dan tuntutan hukum. Gubernur California menggugat Trump ke pengadilan: tarif Trump itu ilegal.

Keinginan Trump membawa kembali pabrik-pabrik ke Amerika pun dianggap mimpi kembali ke masa 50 tahun lalu. Maka muncul banyak meme bagaimana orang Amerika kembali kerja di pabrik. Kaku. Lambat. Tidak terampil.

Meme yang menyindir pekerja Amerika Serikat di tengah kebijakan tarif bea masuk.–

Saking kejamnya ledekan meme itu sampai ada pejabat yang klarifikasi: yang bekerja di pabrik-pabrik nanti robot. Full robot. Bukan orang.

Klarifikasi itu dibalas dengan meme: kenapa robot? Bukankah Trump berjanji membawa banyak lapangan kerja kembali ke Amerika?

Salah satu pengejek paling keras adalah pendukung Trump sendiri. Ia tokoh partai Republik. Namanya Anda sudah tahu: Steve Banon.

Maka dalam 90 hari ke depan Trump masih akan terus main tarif-tarifan. Bukan tarif beneran. Bikin pusing tidak keruan. Kalau tarif bener Trump sendirilah yang kelimpungan.(*)

Tags: diswaydonald trumpPresiden Donald TrumpTarif Impor AS
Previous Post

Polsek Ciputat Timur Amankan Ibadah Paskah di GKI Sarua Indah

Next Post

Amankan Ibadah Jum’at Agung di Gereja GKY Agricola, Polisi: Siap Hadir Untuk Masyarakat

Related Posts

Asyik, Naik Transjakarta Hingga MRT Cuma Rp1 Pada 22 Juni 2025
OPINI

Menenun Urat Nadi Jakarta: Menjadikan Transjakarta, MRT, dan LRT Satu Napas Layanan

Oktober 14, 2026
2.6k
Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif
OPINI

Menyambut Era Baru Polri yang Lebih Humanis-Adaptif

Oktober 13, 2026
2.5k
Di Ujung Petasan, Kerukunan Jakarta Diuji
OPINI

Di Ujung Petasan, Kerukunan Jakarta Diuji

Oktober 8, 2026
2.4k
IA-CEPA: Membuka Jalan Kolaborasi Indonesia–Australia
OPINI

IA-CEPA: Membuka Jalan Kolaborasi Indonesia–Australia

September 30, 2026
2.4k
Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis
OPINI

Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis

September 25, 2026
2.5k
Dari Digital Branding hingga Tantangan Krisis Energi di Makassar
OPINI

Dari Digital Branding hingga Tantangan Krisis Energi di Makassar

September 10, 2026
2.3k
Next Post
Amankan Ibadah Jum’at Agung di Gereja GKY Agricola, Polisi: Siap Hadir Untuk Masyarakat

Amankan Ibadah Jum'at Agung di Gereja GKY Agricola, Polisi: Siap Hadir Untuk Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com