• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 18 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Waspada Uang Palsu Jelang Lebaran, BI Mengantisipasi dengan Hal Ini

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Maret 28, 2025
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Waspada Uang Palsu Jelang Lebaran, BI Mengantisipasi dengan Hal Ini
455
SHARES
3.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Bank Indonesia (BI) pun angkat suara dan ikut mengantisipasi terkait maraknya kasus peredaran uang palsu terutama jelang Hari Raya Idul Fitri.

Pada tahun ini, Bank Indonesia telah mempersiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp180,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri yang didistribusikan melalui penarikan perbankan maupun layanan penukaran uang rupiah.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Anwar Bashori mengatakan, penukaran uang melalui mekanisme jual-beli di luar layanan resmi BI dan perbankan memiliki risiko tinggi bagi masyarakat diantaranya tidak terjamin keasliannya, sulit dipastikan akurasi jumlahnya, hingga rawan penipuan yang dapat merugikan masyarakat secara finansial.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, uang sejatinya merupakan simbol kedaulatan negara yang wajib dijunjung tinggi kehormatannya dan sepatutnya diperlakukan dengan baik. Untuk itu, Bank Indonesia mengimbau agar masyarakat menggunakan uang rupiah sebagai alat pembayaran dalam transaksi di Indonesia dengan baik dan tidak menjadikan uang rupiah sebagai komoditi yang diperdagangkan,” kata dia dalam keterangan resminya dikutip Kamis, 27 Maret 2025.

BACA JUGA :  Belanja Pakai Uang Palsu, Mantan Artis Ditangkap di Mal Jaksel

Untuk mencegah agar masyarakat tidak merugi karena uang palsu, BI mengimbau agar mengoptimalkan penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR), termasuk dalam akses layanan penukaran di loket perbankan.

Layanan penukaran ini mengacu pada ketentuan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.21/10/PBI/2019 tentang Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No.19/13/PADG/2017 tentang Penukaran Uang Rupiah yang berlaku sama untuk seluruh masyarakat.

Selain itu, dalam PBI PUR telah diatur bahwa layanan penukaran kepada masyarakat dilakukan oleh Bank Indonesia, bank yang beroperasi di wilayah Indonesia, dan pihak lainnya yang ditunjuk oleh Bank Indonesia.

“Untuk itu, Bank Indonesia mengimbau agar masyarakat hanya melakukan penukaran uang rupiah di layanan resmi Bank Indonesia dan perbankan agar terjamin keasliannya dan terjaga keamanannya,” lanjut Anwar.

BACA JUGA :  Kasus Uang Palsu Rp22 Miliar Terungkap, Empat Orang Ditangkap dan Tiga DPO

Lebih lanjut, kata Anwar BI juga memberikan layanan penukaran tematik melalui kas keliling di beberapa titik strategis di wilayah Indonesia.

Kas ini dipastikan tidak dipungut biaya. Pasalnya, sepanjang Ramadan dan jelang lebaran, banyak oknum memanfaatkan momen ini membuka jasa penukaran uang dengan tambahan biaya.

“Seluruh layanan kas keliling Bank Indonesia tidak memungut biaya apapun dari masyarakat sehingga masyarakat atau pemudik yang masih membutuhkan uang rupiah pecahan kecil dapat mengunjungi layanan kas keliling Bank Indonesia untuk mendapatkan akses penukaran uang rupiah yang terjamin aman dan nyaman,” ucapnya.

Cara Bedakan Uang Asli dan Uang Palsu

Agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu, masyarakat perlu memahami cara membedakannya. Bank Indonesia telah mensosialisasikan metode 3D yaitu dilihat, diraba, dan diterawang sebagai langkah dasar dalam mengenali keaslian uang.

BACA JUGA :  Lewat Proses Pembakaran, Kejari Tangsel Musnahkan Barbuk Uang Asing Palsu dan Narkotika

Dilihat – perhatikan warna dan gambar pada uang. Uang asli memiliki warna yang lebih tajam dan tidak luntur.

Diraba – uang asli memiliki tekstur kasar pada bagian tertentu, terutama pada gambar utama dan angka nominalnya.

Diterawang – terdapat tanda air (watermark) berupa gambar pahlawan serta benang pengaman yang akan terlihat jelas saat diterawang ke arah cahaya terutama sinar ultraviolet. Fitur keamanan uang asli hanya terlihat di bawah sinar UV, seperti serat-serat halus yang bercahaya.

Tags: Kasus uang palsuUang PalsuUang palsu jelang lebaran
Previous Post

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Tol Ngawi, Tujuh Pemudik Terluka

Next Post

Kenali Penyebab dan Gejala Pecah Pembuluh Darah yang Dialami Titiek Puspa

Related Posts

Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan Lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI
ADVERTORIAL

Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan Lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI

Januari 18, 2026
4k
Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung Pangkep
DAERAH

Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung Pangkep

Januari 18, 2026
3k
Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangerang Selatan Terjaring Operasi Gakkumdu
TANGERANG SELATAN

Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangerang Selatan Terjaring Operasi Gakkumdu

Januari 18, 2026
3k
Waspada, Sejumlah Wilayah Bakal Diguyur Hujan Lebat Selama Nataru
MEGAPOLITAN

BMKG: Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat Hingga 23 Januari 2026

Januari 18, 2026
1.3k
Tangsel Perketat Pengawasan Darurat Sampah, Pelanggar Berulang Terancam Denda Administratif
TANGERANG SELATAN

Tangsel Perketat Pengawasan Darurat Sampah, Pelanggar Berulang Terancam Denda Administratif

Januari 18, 2026
3.1k
Menteri KKP Benarkan Tiga Penumpang Pesawat ATR 42-500 Pegawainya
NASIONAL

Menteri KKP Benarkan Tiga Penumpang Pesawat ATR 42-500 Pegawainya

Januari 18, 2026
1.3k
Next Post
Kenali Penyebab dan Gejala Pecah Pembuluh Darah yang Dialami Titiek Puspa

Kenali Penyebab dan Gejala Pecah Pembuluh Darah yang Dialami Titiek Puspa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com