TANGSELXPRESS – Menjaga kesehatan kulit wajah sangat penting dilakukan meski sedang berpuasa. Salah satu metode perawatan kulit yang sering dijalani oleh kaum hawa adalah facial wajah. Namun masih banyak pertanyaan, bagaimana hukum facial wajah saat puasa?
Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan pola makan dan berkurangnya asupan cairan yang bisa memengaruhi kondisi kulit.
Kulit cenderung lebih kering karena kurangnya asupan air, sehingga perawatan yang tepat sangat dibutuhkan agar kulit tetap sehat dan terhidrasi dengan baik.
Namun sebagian orang ragu untuk melakukan facial wajah saat bulan Ramadan. Bagaimana hukumnya dan apakah bisa membatalkan puasa?
Dalam Islam, puasa adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Secara umum, hukum melakukan facial wajah saat puasa diperbolehkan karena tidak termasuk dalam hal yang membatalkan puasa.
Facial terkadang dapat menyebabkan keluarnya darah. Namun hal ini tidak membatalkan puasa, sehingga tidak ada masalah jika Anda ingin menjalani perawatan kulit tersebut saat berpuasa.
Berikut ini beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan dari melakukan facial wajah:
- Membersihkan kulit secara menyeluruh
Facial memberikan pembersihan wajah yang lebih mendalam dibandingkan perawatan yang biasa Anda lakukan sendiri di rumah. Terapis yang menangani facial memiliki pemahaman lebih baik tentang jenis kulit serta kebutuhan spesifik kulitmu.
Pada tahap pembersihan, terapis biasanya menggunakan uap untuk membantu membuka pori-pori. Dengan demikian, proses pembersihan kulit dapat dilakukan secara lebih optimal.
- Mencegah penuaan
Seiring bertambahnya usia maka elastisitas kulit secara alami akan berkurang, sehingga menyebabkan kulit menjadi lebih kendur dan munculnya kerutan.
Untuk mencegah penuaan dini, Anda bisa rutin melakukan perawatan wajah, termasuk facial. Beberapa jenis facial dirancang khusus untuk membantu mengurangi garis halus dan kerutan.
Melakukan perawatan wajah serta pijat wajah secara rutin dapat meningkatkan regenerasi sel serta merangsang produksi kolagen. Cara ini akan membuat kulit tampak lebih kencang dan awet muda.
- Membantu detoksifikasi kulit
Tidak hanya tubuh, kulit wajah juga membutuhkan detoksifikasi untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati yang menumpuk. Selain rutin membersihkan dan mencuci wajah setiap hari, facial juga dapat membantu proses detoksifikasi kulit.
Dalam perawatan facial, terapis biasanya menggunakan berbagai bahan seperti krim yang kaya antioksidan, ekstrak herbal, serta komponen lainnya. Bahan-bahan tersebut dapat membuat wajah tampak lebih segar dan bercahaya.
- Meremajakan kulit wajah
Apakah Anda tahu bahwa gaya hidup yang tidak sehat serta paparan polusi dapat membuat kulit terlihat kusam? Oleh karenanya facial dapat membantu meremajakan kulit. Terapis akan menerapkan berbagai teknik, menggunakan produk khusus, serta memanfaatkan teknologi tertentu untuk memperbaiki tekstur kulit Anda.
- Mengatasi jerawat dan bekasnya
Apakah Anda sering memencet jerawat? Perlu diingat, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko terbentuknya jaringan parut, sehingga bekas jerawat menjadi sulit hilang.
Jika Anda mengalami masalah jerawat dan bekasnya yang membandel, facial bisa menjadi solusi untuk merawat dan mengatasinya.







