TANGSELXPRESS – Abidzar Al-Ghifari, putra kandung Umi Pipik dan Almarhum Ustadz Jeffry, akhirnya ungkap permohonan maaf usai dirinya dinilai sombong dan arogan saat menjalani proses promosi film terbarunya.
Permohonan maaf ini disampaikan putra dari Umi Pipik Dian Irawati melalui unggahan di instagram pribadinya.
“Saya memohon maaf untuk semua yang telah tersakiti atas sikap, perbuatan dan ucapan saya yang salah,” tulis Abidzar dikutip dari instagram @abidzar73, Selasa, (4/2/2025).
Kemudian, ia juga berterima kasih atas kritik yang sudah diberikan kepadanya dan akan ia jadikan pelajaran ke depannya.
“Terima kasih buat kalian semua sudah memberikan saya pelajaran yang sangat berharga,” lanjutnya.
Ia juga berharap kejadian ini bisa membuatnya menjadi lebih dewasa dan bijaksana dalam bersikap.
“Hal ini menjadi pembelajaran yang besar untuk saya dalam berproses menjadi seseorang yang dewasa dan bijaksana,” ungkap Abidzar.
Namun, permintaan maaf Abidzar ini mendapat pro dan kontra dari netizen Indonesia. Ada yang memberikan semangat dan ada juga yang menyayangkannya.
“Semangat bang, manusia tempatnya salah bang Abidzar, laki-laki jangan cuma minta maaf lalu diulang lagi, buat pembelajaran bang Abidzar! Tetap semangat dan sukses selalu,” tulis akun @daf****.
“Lain kali napak tanah ya bi, kalau kritiknya membangun ya terima saja, makasih sudah berbesar hati akhirnya minta maaf,” lanjut akun @vio****.
“Dia minta maaf agar filmya ditonton, bukan karena dia merasa dia salah,” timpal akun @nda****.
Sebelumnya dikabarkan, Abidzar Al-Ghifari mendadak menjadi perbincangan usai salah satu pernyataannya dalam sebuah wawancara bersama Ariel Tatum dan komedian Coki Pardede.
Abidzar yang tengah mempromosikan film terbarunya, “A Business Proposal” yang diadaptasi dari drama Korea itu seakan menyalahkan penggemar yang baginya membebankan para pemain di film versi Indonesianya.
“Cukup beban, menurut gue. Ditambah juga, tahu lah ya, fans fanatiknya seperti apa,” kata Abidzar Al-Ghifari dikutip dari YouTube Pabrik Jaya Media, Kamis, 30 Januari.







