TANGSELXPRESS – Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menutup pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) bagi jamaah haji khusus pada Jumat 7 Februari 2025 mendatang.
Total ada 17.680 kuota yang telah disiapkan pemerintah untuk masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam ke-5 tersebut.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Nugraha Setiawan mengatakan, dari kuota 17.680 orang, sebanyak 50 persennya sudah terisi sejak hari Senin (3/2/2025).
Sedangkan dari kuota 17.680 orang, rinciannya yaitu 3.404 jemaah haji khusus lunas tunda, 12.724 jamaah haji khusus berdasarkan nomor urut porsi berikutnya, 177 jamaah prioritas lansia (1%), serta 1.375 petugas haji, termasuk penanggung jawab PIHK, pembimbing, dan petugas kesehatan.
“Sampai penutupan hari ini, sudah ada 6.953 jemaah yang melakukan pengisian kuota haji khusus, atau sekitar 42,64% dari kuota yang tersedia,” ungkap Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nugraha Stiawan di Jakarta, Senin (3/2/2025). Dikutip dari laman Kemenag.
Mereka yang mendaftar meliputi 2.279 jamaah lunas tunda, 4.629 jemaah yang masuk kuota berdasarkan nomor urut porsi, serta 45 jamaah prioritas lansia.
Selain itu, terdapat 1.505 jamaah haji khusus yang mengisi kuota dengan status cadangan, sehingga total pelunasan Bipih haji khusus yang tercatat hingga kini adalah 8.458 jemaah.
Adapun daftar nama jamaah haji khusus yang berhak melunasi biaya haji telah diumumkan oleh Kementerian Agama pada 23 Januari 2025. Datanya juga dapat diakses melalui laman resmi dan media sosial Kemenag.
Proses pengisian kuota haji khusus dilakukan setiap hari kerja dari 24 Januari hingga 7 Februari 2025. Jika masih ada kuota yang tersisa, pengisian kuota akan dibuka kembali pada 17-21 Februari 2025, dengan pengisian sisa kuota terakhir pada 27-28 Februari 2025.







