TANGSELXPRESS– Antrean panjang warga terlihat di Agen Toko Triwijaya Sari, yang terletak di Jalan Pahlawan RT 6 RW 3 Nomor 10, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Senin, (3/1).
Sejak pagi, warga berbondong-bondong datang untuk mendapatkan gas elpiji dengan harga Rp19.000 per tabung. Seiring berjalannya waktu, antrean semakin panjang, menyebabkan kemacetan di sepanjang jalan yang merupakan akses utama di kawasan tersebut.
Keadaan ini diperparah oleh jalan yang sempit, mengakibatkan kendaraan sulit melintas.
“Kami tiba di pagi hari agar dapat gas lebih cepat, tetapi antrean semakin memanjang sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas,” ujar salah seorang warga yang turut berbaris.
Tidak hanya itu, sempat terjadi ketegangan antara awak media dan petugas keamanan di tempat tersebut. Pihak keamanan agen melarang pengambilan gambar tanpa alasan yang jelas, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.
Menyikapi situasi ini, Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Shodiq, segera menggerakkan personel kepolisian untuk menjaga dan mengatur antrean agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Kami telah menurunkan anggota untuk meredakan kemacetan dan memastikan situasi tetap kondusif,” ungkapnya.
Namun, beberapa warga merasa kecewa karena meskipun membeli langsung di agen, harga gas elpiji tidak jauh berbeda dengan harga di pedagang lain.
“Sudah datang jauh-jauh ke sini, namun harga masih sama dengan di warung,” keluh seorang ibu rumah tangga yang merasa frustrasi dengan keadaan tersebut.
Dengan meningkatnya permintaan gas elpiji di daerah ini, warga berharap adanya solusi dari pihak terkait agar distribusi menjadi lebih merata dan tidak menimbulkan kemacetan serta antrean panjang seperti yang terjadi hari ini.







