TANGSELXPRESS – Polsek Ciputat Timur menyiagakan personel untuk mengantisipasi anak-anak yang menunggu bus telolet di dekat pintu tol. Fenomena ini belakangan marak sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.
Hal ini disampaikan Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Asar Sodiq saat merespons keluhan warga dalam kegiatan ‘Ngopi Kamtibmas’ di Masjid Al Kautsar Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat.
Bambang Askar Sodiq mengatakan, polisi akan menggencarkan sosialisasi untuk mencegah anak-anak turun ke pinggir tol karena membahayakan keselamatan.
“Kami mendapat keluhan dari warga terkait penggunaan klakson telolet pada bus karena mengganggu kenyamanan warga. Warga cemas anak-anaknya turun ke jalan karena menunggu bus telolet,” ungkap Bambang kepada wartawan, Kamis (23/1/2025).
Menurut Bambang, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan Polres Tangerang Selatan untuk melakukan penertiban. Selain itu, juga disiagakan personel untuk mencegah anak-anak berkerumun di pinggir jalan.
“Satpol PP bersama personel Binmas akan stand by di jam-jam lewatnya bus telolet sore hari dan membubarkan kerumunan anak-anak remaja yang menunggu melintasnya bus telolet,” tuturnya.
Bambang juga menjelaskan, pihak Kecamatan Ciputat juga telah memasang spanduk sosialisasi demi mencegah kerumunan anak-anak komunitas telolet. Bahkan Unit Lantas Polsek Ciputat Timur juga akan menindak bus yang menggunakan telolet.
“Besok pagi kanit lantas berkoordinasi dengan pihak operator tol untuk memberikan akses rekaman CCTV dan kita akan berkoordinasi dengan RT/RW agar warganya yang terekam CCTV tidak ikut-ikutan berkerumun,” ujarnya.
Hal ini disampaikan Bambang saat merespons keluhan warga terkait keberadaan komunitas telolet di pinggir jalan, dalam kegiatan ‘Ngopi Kamtibmas’ di Masjid Al Kautsar Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat. Pada kesempatan itu, Bambang juga mengimbau kepada warga untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus tawuran hingga narkoba.
“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, tawuran menjadi salah satu kerawanan yang harus diantisipasi. Oleh karena itu saya meminta orang tua untuk menjaga anak-anaknya agar tidak ikut tawuran,” pungkasnya.







