TANGSELXPRESS – Peristiawa perampokan berdarah menggegerkan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Rabu (18/9) dinihari. Satu keluarga di Desa Cimayang, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dianiaya empat perampok yang mengakibatkan satu orang tewas, tiga lainnya mengalami luka.
Satu korban tewas berinisial HS ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobil. Sedangkan istrinya R, ibunya N, serta anaknya A mengalami luka-luka dan saat ini dalam perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Cibungbulang Kompol Heri Hermawan menjelaskan, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan terkait kasus perampokan tersebut. “Kejadian Rabu sekitar pukul 04.00 WIB dini hari,” kata Heri.
Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, pelaku di duga berjumlah empat orang. Sadisnya, HS meninggal dunia di dalam mobil dengan luka serius di bagian kepala dan leher terjerat kain.
“Dugaan pencurian dengan kekerasan ini menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara beberapa korban lain dilarikan ke RSUD Leuwiliang,” ungkap Heri.
Heri menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan kerabat korban, pada dini hari HS menghubungi saksi dan meminta pertolongan karena kondisi nyawanya terancam.
“Ketika saksi dan suaminya tiba di lokasi, mereka menemukan rumah dalam keadaan berantakan dan penuh darah. Setelah itu, para korban langsung dibawa ke Puskesmas Cibungbulang sebelum dirujuk ke RSUD Leuwiliang,” ujarnya.
Polisi yang menerima laporan tersebut bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Di lokasi, polisi menemukan mobil dengan nomor polisi B 1140 EYK dimana korban HS meninggal dunia di dalamnya. Polisis juga menemukan botol minuman keras serta kopi di sekitar halaman rumah serta ceceran darah.
“Diduga empat orang pelaku yang belum teridentifikasi terlibat dalam kasus ini melarikan sebuah mobil Xpander milik korban,” kata Heri.
Saat ini, kata dia, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami kasus dan mencari para pelaku yang melakukan penganiayaan tersebut.
“Langkah yang telah kami ambil memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, dan membawa korban ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Kasus ini masih dalam penanganan dan diharapkan masyarakat dapat memberikan informasi yang membantu mengungkap kasus ini,” tuturnya.







