TANGSELXPRESS – Prestasi Eko Yuli Irawan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Dengan meraih medali emas di nomor 67 kg putra, Eko Yuli tidak hanya menambah koleksi medali kontingen Jawa Timur (Jatim) tetapi juga menunjukkan kualitasnya sebagai atlet angkat besi yang berkelas dunia.
Mencatatkan total angkatan 309 kg dengan 138 kg di snatch dan 171 kg di clean and jerk, Eko Yuli Irawan berhasil mengungguli M Nur Afuad Jamal dari Jawa Barat dan Harjianto dari Lampung. Selain itu, pencapaian ini juga termasuk memecahkan rekor pribadi untuk angkatan clean and jerk, yang merupakan capaian penting mengingat rekor tersebut dibuat pada PON Papua 2021 dengan angkatan 170 kg.
Menariknya, Eko Yuli mengungkapkan bahwa meski memecahkan rekor pribadi adalah prestasi yang memuaskan, target utamanya adalah meraih medali emas di PON kali ini. Ini menunjukkan fokus dan determinasi yang kuat dalam mencapai tujuan utamanya.
“Meski saya memecahkan rekor sendiri, itu bukanlah target utama saya. Target utama saya adalah meraih medali emas di PON kali ini,” ungkap Eko Yuli seperti dikutip dari beritasatu.com, Jumat (6/9/2024).
Kondisi persiapan yang kurang optimal, terutama setelah pemulihan cedera dari Olimpiade Paris 2024, menambah nilai lebih pada pencapaiannya. Hanya dengan waktu persiapan 10 hari setelah kepulangannya, Eko Yuli mampu berkompetisi dengan sangat baik, menunjukkan ketahanan dan dedikasi yang tinggi.
Prestasi ini tentu menjadi inspirasi bagi banyak atlet lainnya dan memberikan dorongan positif bagi kontingen angkat besi Jawa Timur. Semoga pencapaian ini bisa memotivasi lebih banyak atlet untuk mengejar impian mereka dan terus berprestasi di level yang lebih tinggi.







