TANGSELXPRESS – Belum lama ini puluhan pelamar kerja diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan bermodus pencurian data pribadi oleh oknum penyalur tenaga kerja, untuk pinjaman daring (online/pinjol).
Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah gerak cepat mengusut kasus pencurian data pelamar kerja tersebut.
“Kami telah periksa sebanyak enam orang saksi yakni para korban. Kami akan memeriksa para saksi lainnya dan memanggil terlapor berinisial R tadi untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Kapolres Metro Jaktim Kombes Polisi, Nicolas Ary Lilipaly ketika dikonfirmasi di Jakarta, Senin (8/7/2024).
Menurut Nicolas, para korban dijanjikan pekerjaan oleh terlapor dan diminta untuk menyerahkan KTP serta foto diri kepada terlapor R.
“Si terlapor dalam hal ini saudara R melakukan modus dengan berlagak seperti penyalur tenaga kerja di toko telepon seluler. Dia mencari mangsa dengan catatan bahwa mangsa atau korban ini dapat memberikan identitas aslinya, berupa KTP dan membuat swafoto diri,” ujar Nicolas.
Kemudian, data korban tersebut digunakan untuk pinjaman online. “Pemeriksaan kami terhadap para saksi yang ada, bahwa terlapor R ini melakukan seorang diri,” ucapnya.







