TANGSELXPRESS – Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tewasnya pria beridentitas mahasiswa Universitas Indonesia (UI), HA (22), di Jalan HML Abdul Syukur, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Tewasnya HA disebabkan oleh insiden yang terjadi di jalur Kereta Rel Listrik (KRL). Lokasi kejadian berada sekitar 700 meter dari Stasiun Rawa Buntu. Korban meninggal dengan kondisi kepala terpisah dari badannya.
Sejumlah warga melihat HA berjalan di sekitar tempat kejadian sekitar pukul 18.30 WIB. Tak lama kemudian, KRL jurusan Tanah Abang – Parung Panjang berhenti tak jauh dari tempat itu. Ketika diinspeksi, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.
Pihak kepolisian menyelidiki kemungkinan korban meninggal karena bunuh diri, karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik yang mengarah pada kasus pembunuhan. Jenazah korban sudah divisum di RSUD Kabupaten Tangerang.
“Hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi pada korban tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik dan diduga korban meninggal dunia karena bunuh diri,” ujar Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil, Selasa (28/05/24).
Kesaksian masinis dari KRL juga mendukung hipotesis korban sengaja mengakhiri hidupnya.
“Ketika insiden terjadi, korban terlihat menabrakkan diri dengan sengaja ke arah kereta api yang melintas dengan kecepatan tinggi,” tuturnya.
Pada malam itu, informasi yang diterima oleh beberapa warga sempat salah persepsi. Ada yang menganggap korban tersambar oleh kereta, dan ada pula yang menduga bahwa korban melakukan bunuh diri dengan sengaja di lokasi tersebut.







