• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Senin, 4 Mei, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Olah TKP Bus Maut SMK Lingga Kencana, Polisi: Tak Ada Jejak Rem

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Mei 12, 2024
in DAERAH, NEWS
Reading Time: 2min read
Olah TKP Bus Maut SMK Lingga Kencana, Polisi: Tak Ada Jejak Rem
88
SHARES
5.7k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Polisi tak menemukan jejak pengereman dari bus maut Trans Putera Fajar bernomor polisi AD 7524 OG yang mengangkut rombongan SMK Lingga Kencana Depok yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Kampung Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kesimpulan sementara, bus mengalami kegagalan fungsi rem sehingga oleng ke kanan kemudian menabrak kendaraan mobil dan motor dari arah berlawanan.

“Jadi kalau kami lihat dari TKP yang ada, ini tidak ada jejak rem dari bus tersebut. Yang ada itu bekas ban, satu bagian, diduga itu ban kanan, ada beberapa meter di situ, kemudian sampai akhir titik kejadian di depan sana menabrak tiang listrik,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Aan Suhanan, Minggu (12/5).

Menurut dia, tidak adanya jejak rem bus harus diselidiki lebih lanjut. Selain rem blong, ada kemungkinan pengemudi panik saat peristiwa maut itu terjadi.

BACA JUGA :  Gelar Operasi Patuh 2022, Korlantas Polri: Tak Ada Tilang Manual

“Ini tidak ada jejak rem sama sekali. Artinya, ini perlu kami selidiki ya. Kenapa tidak ada jejak rem, apakah remnya tidak berfungsi atau pengemudi panik dan sebagainya,” katanya.​​​​​​​

Aan mengatakan setelah dilakukan olah TKP di lokasi kejadian, pihaknya juga akan penyelidikan dari kerusakan kendaraan baik bus maupun kendaraan warga yang ditabrak sebelum bus terguling.

“Setelah olah TKP di sini, kami akan olah TKP dari kerusakan kendaraan, baik itu kendaraan Daihatsu Feroza, kendaraan bus, nanti di situ akan kelihatan dari bekas tumbukan, akan kelihatan kecepatan daripada bus tersebut,” kata dia.

Pihaknya juga melibatkan tim ahli untuk untuk mengecek kondisi teknis dari bus yang membawa rombongan pelajar dari SMK Lingga Kencana Depok setelah kecelakaan.

BACA JUGA :  Korlantas Siapkan Rekayasa Arus ke Pelabuhan Merak Jika Terjadi Cuaca Buruk, Begini Skenarionya

“Kami libatkan ahli untuk memeriksa teknis kendaraan, apakah fungsi pengereman berfungsi atau fungsi-fungsi yang lain, itu akan diperiksa oleh ahli,” kata Aan.

Dia mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan sebelum menentukan kemungkinan ditetapkannya tersangka atas kejadian yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.

“Nanti dari hasil penyelidikan semua, kami akan simpulkan, kami akan gelar, kalau memang itu ada peristiwa kecelakaan dan layak untuk dinaikkan ke penyidikan, kami akan tingkatkan dari penyelidikan ini ke penyidikan. Kami akan menentukan tersangka,” kata dia.

 

Libatkan KNKT 

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan bus maut Trans Putera Fajar bernomor polisi AD 7524 OG.

BACA JUGA :  Basarnas Lanjutkan Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Hari Ini

“Kami sesuai tugasnya dan tupoksinya menginvestigasi kecelakaan, mencari penyebab teknis dari kecelakaan ini untuk nantinya memberikan rekomendasi agar kecelakaan yang sama tidak berulang lagi,” kata Soerjanto.

Soerjanto menjelaskan, fokus investigasi kali ini akan lebih mengarah kepada fungsi kelaikan pada bus, agar kedepan tidak lagi mengalami kendala teknis.

“Untuk teknis, kami akan mengecek kendaraan ini kenapa secara teknis mengalami rem blong,” katanya.

Menurut dia, pihaknya saat ini tengah mengumpulkan data hingga keterangan saksi untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.

“Setelah data terkumpul, kami dalami masalah bus nya, kemungkinan yang menjadi hal untuk disampaikan adalah masalah perbaikan sistem secara menyeluruh,” kata dia.
​​​​​​​

Tags: Kecelakaan bus SMK Lingga KencanaknktKorlantas Polrismk lingga kencana
Previous Post

Kloter Pertama Haji Indonesia Tiba di Madinah, 393 Jamaah Disambut Fasilitas Fast Track

Next Post

Haji tanpa Visa Langgar Tuntunan Syariat Islam

Related Posts

Akun Instagram Ahmad Dhani Tiba-Tiba Lenyap, Tuding Ada Campur Tangan Oknum
SELEBRITI

Akun Instagram Ahmad Dhani Tiba-Tiba Lenyap, Tuding Ada Campur Tangan Oknum

Mei 4, 2026
2.1k
Depapre Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Pengalengan Ikan Pertama di Papua
DAERAH

Depapre Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Pengalengan Ikan Pertama di Papua

Mei 4, 2026
138
Demo Mahasiswa Hari Ini, Polres Jakpus Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
MEGAPOLITAN

Demo Mahasiswa Hari Ini, Polres Jakpus Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Mei 4, 2026
2.1k
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di Pekanbaru, Empat Pelaku Termasuk Mantan Menantu Ditangkap
DAERAH

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di Pekanbaru, Empat Pelaku Termasuk Mantan Menantu Ditangkap

Mei 4, 2026
2.7k
Kematian Wanita di Apartemen The Crest West Vista Puri Masih Diselidiki, Polisi Temukan Surat
MEGAPOLITAN

Kematian Wanita di Apartemen The Crest West Vista Puri Masih Diselidiki, Polisi Temukan Surat

Mei 4, 2026
2.6k
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
ADVERTORIAL

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026

Mei 4, 2026
3.9k
Next Post
haji

Haji tanpa Visa Langgar Tuntunan Syariat Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com