TANGSELXPRESS – Majelis Kamissyou mengadakan acara Pesantren Kilat Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi dengan tema “Menghafal Qur’an Semudah Tersenyum” di Masjid Raya Al-Kautsar, Vila Dago Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu, (17/3).
Ratusan peserta dari berbagai usia mulai dari anak-anak hingga orang tua dengan antusias mengikuti acara ini karena metode mengajar yang digunakan sangat menyenangkan. Peserta dibagi menjadi 21 kelompok yang terdiri dari 7-9 orang, yang didampingi oleh 1 pengajar.
Tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan pelajaran mengenai Al-Qur’an serta menghafal dan memahami isi kitab suci tersebut kepada para santriwan/ti. Sangat penting untuk mengajarkan anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an sejak dini, karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam.
Selain itu, para peserta juga dilatih untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar serta melafalkan setiap ayat secara benar. Materi yang disampaikan dalam Sanlat ini didampingi oleh games edukatif yang mendukung proses pembelajaran para peserta Sanlat.
Tausiah dan doa dalam acara ini diberikan oleh Ustadz Ahmad Isrofiel Madlatillah MA, sementara Ustadz Bobby Herwibowo hadir untuk menambah keseruan dalam pembelajaran tersebut.
Majelis Kamissyou dikenal akan metodologi mengajar yang tepat sasaran, serta metode menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum yang dipopulerkan oleh Ustadz Bobby Herwibowo, LC, pendiri Metode Kauny.
Peserta Sanlat (Pesantren Kilat) tidak hanya diberikan materi mengenai cara menghafal dan membaca Al-Qur’an saja, tetapi juga diberikan materi tentang memahami arti isi Al-Qur’an serta cara melafalkan dan menulisnya dengan baik dan benar.
Dalam keterangannya, Ustadz Bobby Herwibowo mengatakan bahwa, Sanlat ini difokuskan pada membantu para santri dan santriwati dalam menghafal surat menggunakan metode Askar Kauny.
“Metode Kauny yakni teknik menghafal Al-Qur’an dengan gerakan yang memudahkan dalam menghafal ayat serta mengerti makna dibaliknya. Pada saat bersamaan, peserta juga dapat belajar tajwid,” ujarnya.
Untuk menambah keseruan, diadakan juga pengundian doorprize dengan beberapa hadiah.
Herlina Octavia selaku ketua panitia Sanlat mengatakan bahwa acara ini dihadiri oleh 200 peserta dari Tangsel dan sekitarnya serta Kebayoran.
“Panitia menyediakan Doorprize untuk peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari pemateri, mulai dari sambung ayat dan arti dari setiap ayatnya,” terangnya.
Herlina berharap, kedepannya Majelis Kamissyou dapat memfasilitasi masyarakat yang ingin belajar Al-Qur’an, namun tidak memiliki akses masuk ke pondok pesantren.
“Tentunya dari Kamissyou sendiri kedepannya berharap dapat lebih memfasilitasi bagi mereka yang ingin belajar Al-Qur’an yang tidak punya akses untuk masuk pesantren. Kita punya 10 pengajar yang siap untuk membantu mereka,” pungkasnya.
Majelis Kamissyou mempunyai kekuatan dalam memberikan pendidikan agama Islam secara komprehensif kepada para santri dan calon ulama. Sehingga Majelis Kamissyou dapat menjadi pilihan utama bagi orang-orang yang ingin belajar agama Islam dengan metodologi yang sejalan dengan kebutuhan masa kini.







