“SUDAH waktunya Bahasa Indonesia sejajar dengan bahasa-bahasa besar di dunia,” begini pernyataan Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Budaya saat siaran pers beberapa waktu lalu. Hal tersebut menjadikan bukti bahwasanya Bahasa Indonesia layak untuk bisa go international dan dapat menyamakan bahasa dari negara lainnya.
Adanya pernyataan Pak Nadiem ini, bisa dikatakan menjadi salah satu bentuk beliau untuk memberikan semangat kepada Bangsa Indonesia bahwa Bahasa Indonesia bisa menjadi perantara bagi Indonesia untuk memiliki kedudukan yang sama dengan negara lainnya.
Kemudian, di tahun ini Universitas Harvard akan mulai mengajarkan bahasa yang berlaku di Asia Tenggara, salah satunya Bahasa Indonesia. Pihak dari Universitas menjelaskan hal ini dilakukan sebagai bentuk dari dorongan baru untuk mengembangkan studi budaya Asia Tenggara di Harvard.
Hal ini dapat dipastikan, selain menjadi identitas nasional, Bahasa Indonesia dapat menjadi daya tarik bagi mancanegara terhadap Indonesia. Hal tersebut pun didukung para youtuber Indonesia yang tinggal di luar negeri. Sebab, dengan aplikasi YouTube tersebut, para youtuber dengan mudah menyebarluaskan setiap infomasi terkait Indonesia dengan penonton lainnya.
Maka dari itu, adanya kesejajaran Bahasa Indonesia dengan bahasa lainnya, bisa memberikan dampak yang positif, seperti kerjasama antar negara dan naiknya pendapatan bidang pariwisata, karena banyak pengunjung mancanegara yang penasaran dan tertarik dengan Indonesia, melaui bahasa Indonesia.
Selain itu, hal ini juga dapat memperluas jaringan atau pertemanan seseorang bahkan hingga ke mancanegara.
Terkait dengan kalimat: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Derah, dan Kuasai Bahasa Asing, hal ini membuktikan bahwa orang-orang di mancanegera memang berhak untuk menguasai Bahasa Indonesia, tetapi Bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk tetap mengutamakan Bahasa Indonesia dan melestarikan bahasa daerah. Jangan sampai, Bahas Indonesia benar-benar dikuasai oleh negara asing.
Penulis:
Wanda Aulia Sari
Mahasiswi Universitas Pamulang
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.







