TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) telah memberlakukan sistem satu arah atau one way di ruas jalan Buaran menuju persimpangan Viktor, traffic light Muncul, ke kanan menuju Bundaran Tekno. Namun pemberlakuan one way tersebut dinilai tak maksimal.
Pasalnya, pemberlakuan one way yang di gadang-gadang untuk mengurai kemacet justru dianggap hanya memindahkan kemacetan saja. Hal itu terjadi seperti kemacetan yang terjadi di ruas jalan persimpangan Jalan Pahlawan Seribu menuju persimpangan Viktor, Kamis 2 Maret 2023.
Pantauan wartawan sekitar pukul 16:30 WIB, tampak hanya seorang penjaga dari Dishub Tangsel yang menjaga di persimpangan Jalan Pahlawan Seribu – Taman Tekno – Persimpangan Viktor. Tampak petugas hanya berbekal radio Handy Talkie (HT) untuk melakukan komunikasi dengan petugas jaga lainnya.
Padahal, menurut rencananya sistem rekayasa lalu lintas tersebut berlaku pada hari kerja Senin hingga Jumat. mulai pukul 06.00 WIB-09.00 WIB serta 16.00WIB -18.30 WIB. Namun justru yang terjadi jalur Pahlawan Seribu menuju persimpangan Viktor tampak masih menerapkan sistem dua jalur, pada pukul 16:30 WIB.
Salah satu pengendara, Misran Alhamin umur 28 tahun mengatakan, penerapan one way saat ini sempat membuatnya bingung. Pasalnya. kata pria warga gunung Sindur, Kabupaen Bogor tersebut mengaku baru mengetahuinya saat dia melintas ingin menuju Melati Ms.
“Saya baru tahu kalau ada jalur satu arah, biasanya saya dari rumah Gunung Sindur lewat persimpangan Viktor menuju Melati Mas tinggal terus saja. Tapi tadi saya harus memutar sampai lampu merah Muncul ke kanan, disana depan sekolah itu justru macet pak,” terang Misran.
“Ïni kan sama saja hanya mengalhkan kemacetan saja sepertinya,”katanya.
Sementara, Kepala Bidang Keselamatan, Pengawasan, dan Pengendalian Operasional Dishub Tangerang Selatan, Saidun menjelaskan terkait kemacetan yang terjadi di hari pertama penerapan oe way. Menurut Saidun, kemacetan tersebut masih dianggap hal wajar.
”Wajar kalau masih ada kemacetan pada hari pertama. Apalagi saat hujan, kepadatan kendaraan akan semakin bertambah,” terang Saidun.







