TANGSELXPRESS – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyampaikan kabar terbaru mengenai keberadaan Surya Satellite-1 atau SS-1 di luar angkasa. Pasalnya, SS-1 merupakan satelit nano karya anak bangsa.
Menurut LAPAN, Surya Satellite-1 yang dibawa dengan roket SpaceX menuju luar angkasa ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) berhasil merapat dengan baik.
Surya Satellite-1 berhasil merapat secara otomasi di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada Minggu 27 November 2022 kemarin, sekitar pukul 07:39 AM (EST), Senin 28 November 2022.
“Roket SpaceX CRS-26 yang membawa Satelit nano karya anak bangsa Surya Satellite-1 (SS-1) telah berhasil merapat (docking) secara otomasi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), pada 27 November 2022, pukul 07:39 AM (EST),” tulis LAPAN melalui akun Instagram miliknya @lapan_ri.
Dengan begitu, dalam postinga di akun resminya tersebut, LAPAAN menyebutkan bahwa Roket SpaceX CRS-26 membawa muatan sekitar 2630 kilo gram untuk keperluan misi penelitian. Muatan tersebut seperti perlengkapan untuk kru ISS dan perangkat keras
“Roket SpaceX CRS-26 mengirimkan lebih dari 2630 kg muatan untuk misi penelitian, perlengkapan kru ISS, dan berbagai perangkat keras, setelah sebelumnya mendukung misi CRS-21 dan CRS-23,” sebut dalam akun @lapan_ri.
“Milestone penting selanjutnya adalah deployment satelit SS-1 dari modul Kibo milik Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dari IsS oleh astronot yang direncanakan pada pertengahan bulan Januari 2023,” pungkasnya.







