TANGSELXPRESS – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Dardak sampaikan data riil Dinkes Malang soal kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan. Menurut Emil terdapat 131 orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Meski sebelumnya, Emil mengatakan korban tewas dalam tragedi Stadion Kanjuruhan sebanyak 174 orang. Namun berdasarkan data Dinkes Malang saat diklarifikasi olehnya terdapat 131 orang meninggal, Minggu 2 Oktober 2022
“Betul, ini (data Dinkes Malang) lebih valid untuk sementara waktu,” jelas Emil Dardak.
Dengan demikian, Emil menegaskan, pihaknya sebelumnya menyampaikan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun setelah dilakukan pengecekan terdapat data ganda korban tewas dalam tragedi kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang.
“Tadi saya dikutip menyampaikan data BPBD, tapi setelah saya cek ada potensi data ganda atau double counting,” jelas Emil Dardak.
“Karena ada korban jiwa yang tidak teridentifikasi, maka bisa double entry dari sumber-sumber yang berbeda yang direkap BPBD,” pungkasnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, tragedi kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir atas kemenangan tim tamu. Suporter Arema FC, Aremania kecewa atas kekalahan dalam laga derby Jatim tersebut lantaran tim kebanggaanya harus kalah dari rivalnya di kandang sendiri.







