• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Senin, 4 Mei, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketua Umum PPP, Peneliti TII: Ada Positif dan Negatif

Aenna Rahman by Aenna Rahman
September 5, 2022
in NEWS, POLITIK
Reading Time: 2min read
Pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketua Umum PPP, Peneliti TII: Ada Positif dan Negatif

Suharso Monoarfa dicopot sebagai Ketum PPP. (Foto: TangselXpress/Instagram)

76
SHARES
168
VIEWS

TANGSELXPRESS- Pimpinan Majelis Syariah, Majelis Kehormatan, dan Majelis Pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi telah memberhentikan Suharso Monoarfa dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP.

Keputusan ini merupakan kesepakatan Mahkamah Partai PPP atas usulan tiga Pimpinan Majelis PPP. Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP, Usman M Tokan, menyebutkan bahwa Suharso Monoarfa diberhentikan sebagai Ketua Umum masa bakti 2020-2025 lewat rapat Mahkamah Partai yang digelar pada 2-3 September 2022 lalu.

Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute (TII), Ahmad Hidayah, merasa tidak heran dengan pemberhentian Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP. Pasalnya, tanda-tanda konflik internal partai tersebut sudah terasa dari beberapa bulan terakhir.

“Beberapa waktu lalu, kita sempat mendengar bahwa internal PPP sedang bergejolak. Misalnya, sejumlah kader PPP yang mendesak Suharso Monoarfa untuk mundur dari Ketua Umum karena dianggap tidak ada gebrakan yang berarti jelang Pemilu 2024. Belum lagi, Suharso Monoarfa juga sempat membuat polemik dengan pernyataannya terkait amplop untuk para Kiai,” jelas Ahmad.

BACA JUGA :  Maulid Nabi, Menag Ajak Belajar Kebaikan dan Kemanusiaan Rasulullah

Lebih lanjut, Ahmad menilai pemberhentian Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP dapat dilihat dari dua sisi, yaitu positif dan negatif. Dari sisi negatif, Ahmad menilai bahwa konflik internal partai dapat berpotensi menurunkan performa partai politik jelang Pemilu 2024 mendatang.

“Saya berikan contoh, pada tahun 2018, satu tahun jelang pemilu, terjadi konflik internal di Partai Hanura. Dampaknya, Partai Hanura yang semula lolos PT, perolehan suaranya di Pemilu 2019 merosot tajam. Nah, untuk PPP yang kemarin juga berada di urutan paling bawah, jangan sampai konflik internal mempengaruhi performa partai,” papar Ahmad.

Meski demikian, Ahmad juga mengatakan bahwa terdapat sisi positif dengan pemberhentian Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP.

BACA JUGA :  RANS Nusantara Takluk di Kandang Maung Bandung

“Ada juga sisi positifnya, misalnya, kita lihat dari hasil survei beberapa lembaga, elektabilitas PPP juga tidak baik. Bahkan, ada beberapa lembaga yang memperlihatkan bahwa elektabilitas PPP masih di bawah empat persen. Tentu hal ini meresahkan. Dengan begitu, hal ini bisa menjadi momen bagi PPP untuk mengevaluasi dan menata kembali internal kelembagaan partainya, serta membuat gebrakan,” jelas Ahmad.

Selain terkait performa, Ahmad juga menambahkan bahwa pemberhentian Suharso Monoarfa dapat menjadi pintu gerbang untuk kembali mengevaluasi sikap politik PPP yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“Karena Ketua Umumnya berubah, tentu bisa jadi momen bagi PPP untuk mengevaluasi sikap politik terkait KIB. Menurut saya, koalisi yang ada saat ini bukan soal ideologi, tapi soal siapa mendapat apa (transaksional) dan tentang keuntungan elektoral. Untuk itu, prediksi saya, PPP akan realistis bahwa tidak akan menempatkan kadernya, baik sebagai Capres atau Cawapres. Nah, yang perlu diperhatikan PPP adalah apakah dengan menjadi bagian KIB akan mendapatkan berkah elektoral? Kalau tidak, ya sebaiknya pindah koalisi ke Gerindra dan PKB atau membuat poros sendiri dengan partai politik yang belum membentuk koalisi. Sekali lagi, politik itu cair dan terkait dengan kepentingan tiap pihak yang terlibat di dalamnya, serta penting untuk diarahkan untuk perlu membuat gebrakan,” tutup Ahmad.

BACA JUGA :  Razia Dunia Malam, Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Tangsel
Tags: Ketua Umum PPPSuharso Monoarfa
Previous Post

Ajang Street Race Kemayoran Berjalan Lancar, Kapolda Metro Jaya Ungkap Harapan

Next Post

Krmencik Ungkap Alasan Dirinya Bisa Borong Gol di Laga Persija Vs Bhayangkara FC

Related Posts

Dari Pangkalan Gas Jadi Mesin Cuan, BRILink Agen Buka Peluang Tambah Penghasilan
ADVERTORIAL

Dari Pangkalan Gas Jadi Mesin Cuan, BRILink Agen Buka Peluang Tambah Penghasilan

Mei 3, 2026
2.1k
Akupunktur Wajah Kembali Tren, Disebut Jadi Alternatif Alami Pengganti Filler
BEAUTY

Akupunktur Wajah Kembali Tren, Disebut Jadi Alternatif Alami Pengganti Filler

Mei 3, 2026
2.2k
Diskominfo Tangsel Jamin PPDB Online 2026 Miliki Sistem Lebih Aman dan Stabil
TANGERANG SELATAN

Diskominfo Tangsel Jamin PPDB Online 2026 Miliki Sistem Lebih Aman dan Stabil

Mei 3, 2026
2.1k
Kebakaran Hanguskan Rumah Anisa Rahma di Bandung, Lilin Diduga Jadi Pemicu
SELEBRITI

Kebakaran Hanguskan Rumah Anisa Rahma di Bandung, Lilin Diduga Jadi Pemicu

Mei 3, 2026
2.1k
Tips Mengolah Kikil Sapi agar Empuk dan Tidak Berlendir, Cocok untuk Gulai hingga Soto
KULINER

Tips Mengolah Kikil Sapi agar Empuk dan Tidak Berlendir, Cocok untuk Gulai hingga Soto

Mei 3, 2026
2.3k
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan: Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.211 Triliun, Ekosistem Pemberdayaan Kian Luas
ADVERTORIAL

BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan: Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.211 Triliun, Ekosistem Pemberdayaan Kian Luas

Mei 3, 2026
4.1k
Next Post
Michael Krmencik

Krmencik Ungkap Alasan Dirinya Bisa Borong Gol di Laga Persija Vs Bhayangkara FC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com