• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 14 Juni, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MEGAPOLITAN

IIDI Jakarta Selatan Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting bagi Ibu Hamil dan Kesehatan Remaja Putri

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Juli 2, 2022
in MEGAPOLITAN, NEWS
Reading Time: 3min read
IIDI Jakarta Selatan Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting bagi Ibu Hamil dan Kesehatan Remaja Putri

Kegiatan bakti sosial dan penyuluhan IIDI Jakarta Selatan. (Foto: TangselXpress)

84
SHARES
187
VIEWS

TANGSELXPRESS- Kegiatan bertajuk “Penyuluhan Pencegahan Stunting bagi Ibu Hamil dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Remaja Putri” digelar IIDI (Ikatan Istri Dokter Indonesia) Cabang Jakarta Selatan, pada Sabtu (2/7) bertempat di Aula RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan BBID 2022 cabang Jakarta Selatan bekerjasama dengan Puskesmas dan Kelurahan Pondok Labu.

Mengangkat tema pencegahan stunting berdasarkan permasalahan yang ada di tengah masyarakat. IIDI melihat permasalahan stunting dapat mengganggu produktivitas bangsa dalam mencapai generasi emas adalah tingginya angka stunting pada balita di Indonesia.

Diketahui prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu sebesar 23,6% (pendek 16,9% dan sangat pendek 6,7%), diatas batasan yang telah ditetapkan World Health Organization (WHO) sebesar 20%.

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak yang disebabkan kekurangan gizi yang mengakibatkan anak menjadi lebih pendek dari anak seusianya pada umumnya dan memiliki keterlambatan berpikir.

Hal ini dapat terjadi karena faktor ibu dan pola asuh yang kurang baik, rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral selain itu Ibu yang kurang nutrisi pada masa kehamilan, laktasi bahkan sejak masa remajanya Ibu.

BACA JUGA :  Viral Anggota DPR Minta Gerbong Smoking di KAI, Dubes RI Tanggapi Begini

Untuk melahirkan generasi bebas stunting di kemudian hari, para remaja perempuan harus memiliki gizi yang baik terlebih dahulu sehingga pada saat mengandung tidak kekurangan gizi. Selain hal tersebut, untuk mencegah tingginya infeksi, ciptakan akses sanitasi dan air bersih. Apabila stunting berhasil dicegah diharapkan bonus demografi akan berjalan dengan lancar dan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, cerdas dan berkarakter.

Generasi penerus yang berkualitas ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan memutus rantai kemiskinan.

Ketua IIDI Jakarta Selatan, Lizvy Revina. (Foto: TangselXPress)

“Informasi data yang kami dapatkan dari Walikota Jakarta Selatan, tercatat sekitar 15 Lokasi Khusus Jakarta Selatan yang sudah terkena kasus Stunting yang cukup meningkat setiap tahunnya, terutama pada Balita, yang mana tumbuh kembangnya tidak sesuai dengan usia yang sebenarnya,” ujar Ketua IIDI Jakarta Selatan, Lizvy Revina,S.K.M,M.M.

Memperhatikan hal tersebut di atas, lanjut Lizvy, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) sebagai salah satu organisasi sosial yang bergerak di bidang kesehatan mengadakan Bulan Bakti Istri Dokter pada bulan Juli 2022, dengan judul “Ikatan Istri Dokter Indonesia Dukung Program Prioritas Nasional Cegah Stunting”.

BACA JUGA :  Angka Stunting di Tangsel Turun Drastis, Benyamin: Berkat Kerja Keras Semua Pihak

“Alhamdulillah. Hari ini 2 Juli 2022 , Ikatan Istri Dokter Indonesia telah melaksanakan kegiatan Bulan Bakti Istri Dokter dengan tema Ikatan Istri Dokter dukung Program Prioritas Nasional Cegah Stunting dengan menghadirkan dokter spesialis Obgyn dr.Ekarini, SpOG(K) selaku narasumber,” jelas Lizvy.

Dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil dan remaja putri, dr Ekarini memberikan dua tema sekaligus yaitu, penyuluhan pencegahan stunting bagi ibu hamil dan pentingnya remaja sadar kesehatan reproduksi.

Kesehatan remaja putri dan ibu hamil menjadi salah satu upaya penting dalam pencegahan stunting. Di samping juga pengetahuan mengenai kesehatan, makanan bergizi, pola asuh yang tepat pada balita, maupun kebersihan diri dan lingkungan penting untuk dimiliki kaum Hawa.

Pencegahan stunting harus dilakukan dengan pendekatan multifaktor, mulai dari remaja, saat menikah, dan kehamilan atau 1.000 hari pertama kehidupan anak.

“Stunting merupakan masalah bersama. Untuk itu diperlukan remaja yang sehat dan unggul untuk mempersiapkan generasi emas yang bebas dari stunting. Selain itu, juga dibutuhkan kesiapan ibu dalam memahami pentingnya gizi, pola asuh,dan sanitasi. Kecukupan asupan protein hewani sangat penting sebagai salah satu upaya mengatasi permasalahan gizi. Pasalnya, asam amino esensial yang terkandung dalam protein hewani merupakan komponen gizi dari luar tubuh yang sangat diperlukan,” papar Lizvy.

BACA JUGA :  Turunkan Stunting, Pemkab Tangerang Beri Vitanim A Kepada Anak
Ketua bersama para anggota IIDI Jakarta Selatan. (Foto: TangselXpress)

Lizvy optimis bahwa kegiatan bulan bakti istri dokter yang dilaksanakan serentak oleh Ikatan Istri Dokter di seluruh Indonesia selama bulan Juli 2022 ini, akan membuahkan hasil yang memuaskan karena melihat semangat dan antusias dari ibu-ibu IIDI seluruh Indonesia.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dari edukasi dan sosialisasi yang kami berikan. Mari kita dukung Program Prioritas Nasional Cegah Stunting. Karena Cegah Stunting itu Penting. Semoga Bangsa Indonesia dapat mencetak generasi emas bebas stunting,” tutupnya.

Acara ini diselenggarakan oleh IIDI Jaksel yang dihadiri oleh IDI Jakarta Selatan, Sudinkes Jaksel, IDAI Jaya, Kelurahan Pondok Labu, Puskesmas Kecamatan Cilandak, para Kader dan para peserta yang terdiri dari ibu hamil dan remaja putri.

Tags: Ibu HamilIIDI Jakarta Selatanstunting
Previous Post

Dapat Jatah 100 Vaksin PMK, Hewan Ternak di Tangsel Mulai Disuntik

Next Post

Yuk, Cari Tahu Sisi Baik dan Buruk Sleep Call untuk Pasangan LDR

Related Posts

FIFGROUP Ajak Karyawan Trekking, Kumpulkan 240 Kg Sampah dan Resmikan 4 Toilet Umum
EKONOMI

FIFGROUP Ajak Karyawan Trekking, Kumpulkan 240 Kg Sampah dan Resmikan 4 Toilet Umum

Juni 13, 2026
2.4k
Anisa Rahma Bantah Terima Aliran Dana Hanania Travel, Sebut Keluarkan Rp100 Juta untuk Umrah Keluarga
SELEBRITI

Anisa Rahma Bantah Terima Aliran Dana Hanania Travel, Sebut Keluarkan Rp100 Juta untuk Umrah Keluarga

Juni 13, 2026
2.7k
Berawal dari Pesanan Kerabat di Amsterdam, Mlatiwangi Kembangkan Tas Serat Alam hingga Tembus Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI
ADVERTORIAL

Berawal dari Pesanan Kerabat di Amsterdam, Mlatiwangi Kembangkan Tas Serat Alam hingga Tembus Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

Juni 13, 2026
3.7k
Pemerintah Belum Naikkan Harga Minyakita, Fokus Perluas Distribusi dan Pasokan
EKONOMI

Pemerintah Belum Naikkan Harga Minyakita, Fokus Perluas Distribusi dan Pasokan

Juni 13, 2026
2.8k
MU Raih Poin Penuh dan Lazio Dipermak, Ini Hasil Lengkap Liga Europa Dini Hari Tadi
OLAHRAGA

5 Pesepak Bola dengan Pendapatan Tertinggi Jelang Piala Dunia 2026, Ronaldo Masih Teratas

Juni 13, 2026
2.5k
Sudah Setor Rp150 Juta untuk Dapur MBG Tapi Tak Kunjung Terwujud, Bisakah Yayasan Dilaporkan ke Polisi?
TANYA JAWAB HUKUM

Sudah Setor Rp150 Juta untuk Dapur MBG Tapi Tak Kunjung Terwujud, Bisakah Yayasan Dilaporkan ke Polisi?

Juni 13, 2026
2.3k
Next Post
Yuk, Cari Tahu Sisi Baik dan Buruk Sleep Call untuk Pasangan LDR

Yuk, Cari Tahu Sisi Baik dan Buruk Sleep Call untuk Pasangan LDR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com