• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Kemenkes Catat 25 Daerah Alami Udara Tidak Sehat

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Agustus 29, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Kemenkes Catat 25 Daerah Alami Udara Tidak Sehat

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan (Foto: RRI)

244
SHARES
2.5k
VIEWS

TANGSELXPRESS– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 25 kabupaten/kota di Indonesia masih mengalami kualitas udara tidak sehat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena paparan asap karhutla, terutama partikel halus PM2,5, dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemantauan kualitas udara terus dilakukan di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla.

Berdasarkan data pemantauan pada 27 Agustus 2026, sejumlah daerah masih mengalami kualitas udara dengan kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Dante menjelaskan, kadar PM2,5 di atas 300 menunjukkan kondisi udara yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Selain Pontianak, kondisi udara sangat tidak sehat juga masih ditemukan di sejumlah wilayah di Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

BACA JUGA :  Diduga Diretas, Website NTMC Polri Berubah Menjadi Situs Judi Online

“Sebanyak 25 kabupaten/kota di seluruh Indonesia masih memiliki status kualitas udara tidak baik akibat bencana karhutla. Pemerintah terus memantau kondisi udara untuk mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Dante.

Menurut Dante, pencemaran udara akibat karhutla dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Partikel PM2,5 yang berukuran sangat kecil dapat masuk ke saluran pernapasan dan memicu peradangan.

“Partikel PM2,5 itu bisa menimbulkan stimulasi inflamasi atau peradangan di dalam saluran pernapasan. Untuk mereka yang sudah berbakat asma, ini dapat mencetuskan asma,” kata Dante.

Serangan asma yang berat, lanjut Dante, dapat menyebabkan kegagalan pernapasan. Apabila paparan dan gangguan tersebut terjadi berulang, kondisi kesehatan paru-paru juga dapat terdampak dan berpotensi berkembang menjadi penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

BACA JUGA :  Hasto Kristiyanto Tegaskan akan Taat Hukum

Ancaman paparan asap karhutla juga menjadi perhatian bagi anak-anak, terutama bayi dan balita. Dante mengatakan paparan polusi udara dapat mengganggu proses pematangan paru pada anak.

“Gangguan pematangan paru pada anak terutama terjadi pada bayi dan balita. Kalau terdampak, pematangan parunya terhambat dan bisa menyebabkan kegagalan napas,” ungkapnya.

Tidak hanya sistem pernapasan, paparan PM2,5 juga dapat berdampak terhadap bagian tubuh lainnya. Dante menyebut pencemaran udara akibat karhutla dapat menyebabkan gangguan pada mata dan kulit.

Partikel halus tersebut juga dapat memengaruhi pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, terutama pada kelompok rentan.

Dengan masih ditemukannya kualitas udara tidak sehat hingga berbahaya di sejumlah daerah, pemantauan kondisi udara menjadi penting untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla.

BACA JUGA :  Kasus Antraks, Kemenkes Diminta Tingkatkan Pengawasan dan Pemeriksaan Hewan Ternak
Tags: asap karhutlaasma akibat asap karhutlabahaya asap kebakaran hutanbahaya PM2.5dampak asap karhutlaDante Saksono Harbuwonokabupaten kota terdampak karhutlakarhutla 2026Kebakaran Hutan dan LahanKemenkeskesehatan akibat karhutlakualitas udara tidak sehatPM2.5PPOKudara berbahaya
Previous Post

Mutiara dari Lombok untuk Dunia, Setia Pearl Perluas Pasar Global Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli

Next Post

Serial My Chef in Crime Hadirkan Misteri Pembunuhan, Tayang di Vision+ dan Netflix

Related Posts

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Serial My Chef in Crime Hadirkan Misteri Pembunuhan, Tayang di Vision+ dan Netflix

Serial My Chef in Crime Hadirkan Misteri Pembunuhan, Tayang di Vision+ dan Netflix

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com