• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Kursi Unsoed Diduga Dijual Rp500 Juta, KPK Ungkap Peran Guru sebagai Pengepul Siswa

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Agustus 22, 2026
in NEWS, PENDIDIKAN
Reading Time: 2min read
Rektor Unsoed dan Lima Tersangka Resmi Ditahan, KPK: Dugaan Suap Masuk Kedokteran Terungkap

Uang ratusan juta rupiah yang di tampilkan KPK terkait giat operasi tangkap tangan terhadap Rektor Unsoed (Foto: RRI)

277
SHARES
2.9k
VIEWS

TANGSELXPRESS– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik jual beli kursi mahasiswa baru jalur mandiri di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah.

Dalam pengusutan kasus tersebut, KPK menemukan dugaan keterlibatan seorang guru SMA yang berperan sebagai koordinator atau penghubung sejumlah calon mahasiswa.

Lebih mengejutkan, kursi mahasiswa baru jalur mandiri Unsoed diduga ditawarkan dengan harga mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta per orang.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan penyidik menemukan sejumlah kelompok siswa SMA yang dikoordinasikan oleh seorang guru.

“Ada beberapa kelompok siswa dari SMA yang kemudian dikoordinasikan oleh seorang guru,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8/2026) malam.

Guru Diduga Jadi Penghubung Calon Mahasiswa

Menurut Taufik, guru tersebut kemudian berkomunikasi dengan Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto (ES).

BACA JUGA :  Wali Kota Yana Mulyana Di-OTT KPK, Camat dan Lurah se-Bandung Langsung Rapat Darurat

KPK menemukan percakapan antara guru tersebut dan Eko Sumanto melalui aplikasi WhatsApp. Dalam komunikasi itu, diduga dibahas mengenai jumlah kuota mahasiswa yang dapat ditawarkan serta nilai pembayaran untuk setiap calon mahasiswa.

“Guru ini kemudian kami temukan percakapan di WA (WhatsApp) dengan ES. Kemudian, ini ada tawar-menawar jumlah kuotanya dan terkait per orangnya atau kepalanya itu berapa,” ungkap Taufik.

Dari temuan tersebut, KPK menduga guru itu berperan sebagai penghubung atau pengepul calon mahasiswa yang kemudian ditawarkan untuk memperoleh kursi melalui jalur mandiri Unsoed.

Harga Kursi Diduga Capai Rp500 Juta

KPK menemukan dugaan variasi harga dalam praktik tersebut.

Berdasarkan percakapan yang diperoleh penyidik, harga yang ditawarkan diduga mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta untuk satu calon mahasiswa.

BACA JUGA :  Kabasarnas Akui Terima Uang terkait Lelang Proyek di Basarnas

“Paling itu Rp500 juta sampai yang paling rendah itu ada Rp50 juta untuk per kepala,” ujar Taufik.

KPK masih mendalami berapa banyak calon mahasiswa yang diduga masuk dalam skema tersebut, bagaimana mekanisme pembayarannya, serta ke mana aliran uang tersebut mengalir.

Terbongkar dari OTT KPK

Kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed ini terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pejabat dan pihak yang berkaitan dengan lingkungan Unsoed.

Di antaranya Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo, serta Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Kuat Puji Prayitno.

BACA JUGA :  KPK Sita Duit Rp 5,6 Miliar dari Ditjen Perkeretaapian

Setelah melakukan pemeriksaan, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka pada 21 Agustus 2026.

Mereka adalah Akhmad Sodiq, Norman Arie Prayogo, Mulyono yang disebut sebagai keponakan Sodiq, Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto yang disebut berperan sebagai perantara, serta Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto.

Sementara itu, Kuat Puji Prayitno, yang turut diamankan dalam OTT, tidak ditetapkan sebagai tersangka.

KPK masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan mekanisme jual beli kursi mahasiswa, jaringan penghubung calon mahasiswa, jumlah uang yang berpindah tangan, serta kemungkinan pihak lain yang terlibat.

Kasus ini sekaligus menjadi sorotan terhadap proses penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri, yang semestinya berlangsung transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik jual beli kursi.

Tags: Akhmad Sodiqberita KPK terbaruEko Sumantoguru koordinator siswajalur mandiri Unsoedjual beli kursi mahasiswakorupsi kampuskorupsi Unsoedkpkkursi mahasiswa Rp500 jutamafia penerimaan mahasiswaOTT KPK Unsoedpenerimaan mahasiswa baruUniversitas Jenderal SoedirmanUnsoed
Previous Post

Gekrafs NTB Gandeng MGPA Hadirkan Merchandise MotoGP, UMKM Lokal Didorong Tembus Pasar Internasional

Next Post

Penjelasan Pagar Kawat di TKIP dan SDIP Pamulang: Untuk Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Kegiatan KBM

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Penjelasan Pagar Kawat di TKIP dan SDIP Pamulang: Untuk Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Kegiatan KBM

Penjelasan Pagar Kawat di TKIP dan SDIP Pamulang: Untuk Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Kegiatan KBM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com