TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat perhatian terhadap keberadaan guru ngaji melalui program insentif. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pembentukan generasi muda yang berakhlak, beriman, dan bertakwa.
Melalui kegiatan Tangerang Selatan Mengaji, Pemkot Tangsel mendorong peran guru ngaji tidak hanya dalam mengajarkan Al-Qur’an, tetapi juga membentuk moral dan karakter anak di tengah tantangan perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin besar. Salah satunya karena akses terhadap media sosial dan berbagai informasi di internet semakin luas.
Kondisi tersebut membuat peran guru ngaji dinilai semakin penting dalam memberikan pendampingan kepada anak-anak.
Menurut Pilar, guru ngaji memiliki peran lebih luas dari sekadar mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Mereka juga turut menanamkan nilai-nilai moral dan membangun karakter anak sejak dini.
“Guru ngaji tidak hanya berperan mengajarkan Al-Qur’an, tetapi juga turut menanamkan nilai moral dan membangun karakter anak,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Insentif Guru Ngaji Terus Diperhatikan
Sebagai bentuk perhatian terhadap para pengajar ilmu agama, Pemkot Tangsel memberikan insentif kepada guru ngaji sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan mereka.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap para guru ngaji yang selama ini berperan langsung dalam pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter anak di lingkungan masyarakat.
Pemkot Tangsel juga terus mendorong agar program tersebut dapat menjangkau penerima secara lebih luas.
Pilar berharap kolaborasi antara pemerintah, guru ngaji, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat. Menurutnya, pembentukan generasi Tangsel tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan akademik.
“Membangun generasi Tangsel bukan hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga tentang iman, akhlak, dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Ia menilai sinergi seluruh pihak menjadi penting agar anak-anak Tangsel memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi perubahan zaman.
Dengan dukungan terhadap guru ngaji, Pemkot Tangsel berharap pendidikan karakter dan nilai keagamaan dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Program insentif juga diharapkan menjadi salah satu bentuk penghargaan atas kontribusi para guru ngaji dalam mendampingi generasi muda.







