TANGSELXPRESS – Sedikitnya enam orang tewas dalam insiden penembakan di sebuah sekolah menengah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, pada Jumat, 7 Agustus. Korban terdiri atas tiga guru dan tiga siswa, sementara pelaku yang merupakan seorang siswa dilaporkan masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.
Dikutip pada Jumat (7/8/2026), juru bicara Kepolisian Thailand, Letnan Jenderal Trairong Phiwphan, mengatakan selain enam korban tewas, belasan orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Sejumlah rekaman video yang telah diverifikasi CNN memperlihatkan kepanikan di dalam sekolah saat insiden berlangsung. Dalam salah satu video, para siswa tampak bersembunyi di bawah meja sambil menangis dan ketakutan ketika suara tembakan terdengar dari luar ruang kelas.
Video lain memperlihatkan para siswa berlarian meninggalkan area sekolah, sementara sejumlah staf berupaya mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman.
Insiden penembakan terjadi di Sekolah Debsirin Nonthaburi, sebuah sekolah menengah ternama yang memiliki sekitar 3.000 siswa. Sekolah tersebut berada di kawasan Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi, yang terletak di sebelah utara Bangkok.
Sebelumnya, laporan awal menyebut pelaku penembakan meninggal dunia setelah diduga bunuh diri. Namun, Trairong mengoreksi informasi tersebut dan menegaskan pelaku masih hidup.
Menurutnya, pelaku saat ini berada dalam kondisi kritis dan tengah mendapatkan penanganan medis intensif dari tim dokter.
Hingga kini, kepolisian Thailand masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penembakan, kronologi lengkap kejadian, serta memastikan kondisi para korban yang mengalami luka-luka.
© 2022 TangselXpress.com