• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

8 Gaya Hidup Orang Jepang yang Bikin Umur Panjang Menurut Penelitian

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 22, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 4min read
8 Gaya Hidup Orang Jepang yang Bikin Umur Panjang Menurut Penelitian
189
SHARES
2.1k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), rata-rata harapan hidup masyarakat Jepang mencapai sekitar 84,3 tahun.

Salah satu wilayah yang paling terkenal adalah Okinawa, yang termasuk dalam kawasan blue zone, yaitu daerah dengan jumlah penduduk berusia lebih dari 100 tahun (centenarian) terbanyak di dunia.

Panjang umur masyarakat Jepang tidak hanya dipengaruhi faktor genetik. Pola makan, aktivitas fisik, hubungan sosial, hingga filosofi hidup sehari-hari turut berperan penting dalam menjaga kesehatan hingga usia lanjut.

Berikut delapan rahasia hidup sehat dan panjang umur masyarakat Jepang yang juga didukung berbagai penelitian ilmiah.

1. Hara Hachi Bu, Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Masyarakat Okinawa menerapkan prinsip hara hachi bu, yaitu berhenti makan ketika perut terasa sekitar 80 persen kenyang.

Kebiasaan ini membantu mengontrol asupan kalori tanpa mengurangi kebutuhan nutrisi. Berat badan pun lebih mudah terjaga sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Lifestyle Medicine menunjukkan pembatasan kalori secara alami dapat mengurangi stres oksidatif, menekan peradangan, serta memperlambat proses penuaan.

BACA JUGA :  Pemerintah Perpanjang PPKM Hingga 1 Agustus

2. Memiliki Ikigai atau Tujuan Hidup

Dalam budaya Jepang terdapat konsep ikigai, yaitu alasan seseorang untuk bangun setiap pagi dan menjalani hidup dengan penuh makna.

Ikigai lahir dari perpaduan antara hal yang disukai, kemampuan yang dimiliki, kebutuhan masyarakat, serta sesuatu yang memberi nilai bagi kehidupan.

Riset dari Tohoku University Graduate School of Medicine terhadap lebih dari 43.000 orang dewasa di Jepang menemukan bahwa individu yang memiliki tujuan hidup jelas cenderung memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

3. Menjaga Hubungan Sosial Lewat Moai

Di Okinawa terdapat tradisi moai, yaitu kelompok sosial yang saling mendukung sepanjang hidup, baik secara emosional maupun finansial.

Hubungan sosial yang erat terbukti berkontribusi terhadap kesehatan mental dan umur panjang.

Penelitian dari Harvard TH Chan School of Public Health menunjukkan kesepian dan isolasi sosial dapat meningkatkan risiko kematian dini hingga 29 persen.

4. Mengonsumsi Pola Makan Tradisional Jepang

Menu harian masyarakat Jepang umumnya terdiri atas makanan segar dan minim olahan, seperti:

  • Sayuran hijau
  • Ubi jalar
  • Tahu, miso, natto, dan makanan fermentasi lainnya
  • Ikan berlemak seperti salmon dan makarel
  • Teh hijau tanpa gula
BACA JUGA :  Rahasia Hidup Sehat sampai Tua, Peneliti Sarankan Ubah Pola Makan Bukan Diet Ekstrem

Studi yang dipublikasikan dalam The BMJ menemukan pola makan tradisional Jepang berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke sekitar 15 persen.

5. Shinrin-yoku atau Mandi Hutan

Shinrin-yoku atau forest bathing merupakan kebiasaan menikmati suasana hutan dengan melibatkan seluruh pancaindra.

Penelitian yang dipimpin dr. Qing Li dari Japanese Society of Forest Medicine menunjukkan aktivitas ini mampu:

  • Menurunkan hormon stres (kortisol)
  • Menurunkan tekanan darah
  • Meningkatkan aktivitas sel Natural Killer (NK) yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh

Efek tersebut berasal dari senyawa alami pohon yang disebut phytoncides.

6. Rutin Melakukan Radio Taiso

Alih-alih olahraga berat, masyarakat Jepang terbiasa melakukan radio taiso, yaitu senam ringan selama tiga hingga lima menit setiap hari.

Gerakannya sederhana sehingga dapat dilakukan oleh semua kelompok usia.

Penelitian dari Aichi Medical University menyebut aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara konsisten lebih efektif menjaga kesehatan sendi, sirkulasi darah, dan kesehatan mental dibanding olahraga berat yang tidak rutin.

7. Minum Teh Hijau Setiap Hari

Teh hijau merupakan bagian dari budaya Jepang dan dikonsumsi hampir setiap hari.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Buka Lomba Desain Logo HUT ke-26, Hadiah Total Rp16,5 Juta

Minuman ini kaya antioksidan, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Penelitian dalam Journal of the American College of Cardiology menunjukkan konsumsi minimal tiga cangkir teh hijau setiap hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga sekitar 26 persen.

8. Berendam Air Hangat Sebelum Tidur

Kebiasaan terakhir adalah berendam di onsen atau menggunakan bak mandi air hangat (ofuro) sebelum tidur.

Selain membuat tubuh rileks, penelitian dari Kyushu University menunjukkan mandi air hangat secara rutin dapat:

  • Meningkatkan kesehatan pembuluh darah
  • Memperbaiki kualitas tidur
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Menurunkan risiko penyakit jantung iskemik

Rahasia Panjang Umur Bukan Hanya Soal Makanan

Panjang umur masyarakat Jepang bukan berasal dari satu jenis makanan atau satu kebiasaan tertentu. Umur panjang merupakan hasil perpaduan pola makan bergizi, aktivitas fisik yang konsisten, hubungan sosial yang kuat, serta kesehatan mental yang terjaga.

Menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana tersebut secara konsisten dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan hingga usia lanjut.

Tags: Tips sehat ala orang JepangTips umur panjang
Previous Post

Wanita Diduga Dikunci di Daycare Ciputat Selama Dua Jam, Polisi Selidiki Pelakunya

Next Post

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Related Posts

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut
ADVERTORIAL

Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut

Oktober 21, 2026
2.5k
BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala BGN

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com