PERKEMBANGAN dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, mengelola waktu, serta memahami dasar-dasar manajemen bisnis. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan fokus belajar akibat berbagai distraksi, terutama penggunaan media digital yang berlebihan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi mengenai dasar-dasar manajemen bisnis sekaligus mengenalkan teknik Deep Work sebagai strategi meningkatkan konsentrasi belajar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi, serta evaluasi terhadap pemahaman peserta.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan fokus siswa selama proses pembelajaran. Nilai evaluasi peserta mencapai rata-rata 98,75, yang menunjukkan bahwa materi dapat dipahami dengan sangat baik. Penerapan teknik Deep Work diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif yang mendukung kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.Kondisi inilah yang mendorong kami hadir di SMK Negeri 17 Jakarta Barat sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Tujuannya sederhana, yaitu membekali siswa dengan dasar-dasar manajemen bisnis yang aplikatif. Namun, ada hal yang berbeda dari pendekatan yang kami gunakan.

Pendahuluan
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan mempersiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Selain kemampuan teknis sesuai bidang keahlian, lulusan SMK juga perlu memiliki pemahaman mengenai dasar-dasar manajemen bisnis, seperti perencanaan, pengambilan keputusan, komunikasi, kerja sama tim, serta pengelolaan waktu. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting agar lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia industri maupun dunia usaha.
Di sisi lain, perkembangan teknologi digital memberikan berbagai kemudahan dalam memperoleh informasi, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa meningkatnya distraksi selama proses belajar. Penggunaan media sosial, permainan daring, maupun notifikasi dari perangkat elektronik sering kali mengurangi konsentrasi siswa sehingga proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Kondisi tersebut menyebabkan banyak siswa kesulitan mempertahankan fokus ketika menerima materi maupun menyelesaikan tugas
Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah teknik Deep Work yang diperkenalkan oleh Cal Newport. Teknik ini menekankan pentingnya melakukan aktivitas belajar atau bekerja secara mendalam dengan meminimalkan berbagai gangguan sehingga seseorang dapat menghasilkan kualitas belajar yang lebih baik.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim memberikan edukasi dasar manajemen bisnis kepada siswa SMKN 17 Jakarta Barat dengan mengintegrasikan penerapan teknik Deep Work selama proses pembelajaran. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman materi sekaligus membentuk kebiasaan belajar yang lebih fokus, disiplin, dan produktif.
Metode
Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan menggabungkan studi literatur dan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan dilaksanakan di SMKN 17 Jakarta Barat dalam bentuk penyuluhan, diskusi, simulasi, serta evaluasi pembelajaran.
Tahapan kegiatan meliputi:
- Observasi mengenai kebutuhan dan karakteristik peserta.
- Penyampaian materi dasar-dasar manajemen bisnis.
- Pengenalan konsep dan manfaat teknik Deep Work.
- Pelaksanaan ice breaking, diskusi kelompok, dan studi kasus sederhana.
- Simulasi penerapan teknik Deep Work selama proses belajar.
- Evaluasi pemahaman peserta melalui sesi tanya jawab dan penilaian akhir.
Data diperoleh dari hasil observasi, dokumentasi kegiatan, diskusi bersama peserta, serta hasil evaluasi setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Hasil dan Pembahasan
Pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memahami secara menyeluruh mengenai konsep dasar manajemen bisnis serta pentingnya kemampuan fokus dalam proses belajar. Pada sesi awal, sekitar 63% peserta masih mengalami kesulitan mempertahankan konsentrasi lebih dari 20 menit sehingga perhatian mudah teralihkan oleh lingkungan sekitar maupun penggunaan telepon genggam.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai fungsi-fungsi manajemen, proses perencanaan, pengambilan keputusan, komunikasi dalam organisasi, kerja sama tim, sikap profesional, serta pengelolaan waktu. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, dan studi kasus sehingga peserta lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran.
Penerapan teknik Deep Work dilakukan dengan mengajak peserta belajar secara fokus dalam waktu tertentu tanpa gangguan dari perangkat digital. Peserta diminta memusatkan perhatian pada penyelesaian studi kasus dan latihan yang diberikan. Setelah mengikuti simulasi tersebut, sebagian besar siswa mengaku lebih mudah memahami materi dibandingkan ketika belajar sambil menggunakan telepon genggam.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kualitas diskusi, partisipasi, dan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Nilai evaluasi akhir mencapai rata-rata 98,75, yang menunjukkan bahwa kegiatan berjalan secara efektif dan tujuan pembelajaran berhasil dicapai. Selain memperoleh pengetahuan mengenai manajemen bisnis, peserta juga memahami pentingnya membangun kebiasaan belajar yang disiplin melalui penerapan teknik Deep Work
Kesimpulan
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMKN 17 Jakarta Barat berhasil memberikan edukasi dasar manajemen bisnis sekaligus memperkenalkan teknik Deep Work sebagai strategi meningkatkan fokus belajar siswa. Penerapan metode pembelajaran yang interaktif disertai simulasi Deep Work mampu meningkatkan partisipasi, konsentrasi, serta pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai konsep dasar manajemen bisnis, tetapi juga memahami pentingnya mengelola waktu, mengurangi distraksi, serta membangun kebiasaan belajar yang lebih disiplin. Dengan penerapan yang dilakukan secara konsisten, teknik Deep Work diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Daftar Pustaka
- al Newport. (2016). Deep Work: Rules for Focused Success in a Distracted World. Grand Central Publishing.
- Daft, R. L. (2021). Management(14th ed.). Cengage Learning.
- Robbins, S. P., & Coulter, M. (2021). Management(15th ed.). Pearson.
- Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Penulis:
Ahmad Kamal Hasan 241010501509
Siti Nurjanah 241010501519
Siti Rahmawati 241010501445
Mahasiswa Universitas Pamulang







